Bupati Bengkalis Terima Laporan Eksekutif Daerah Semester II dan Entry Meeting Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Bupati Bengkalis Ikuti Apel Nasional Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla Diminta Partisipasi Desa/Kelurahan dan Rumah Ibadah, Pawai Idul Fitri 1447 H Tetap Diselenggarakan Disnakertrans Bengkalis Dirikan Posko Konsultasi dan Pengaduan Pembayaran THR Antusias Pelajar Tinggi, 296 Siswa Daftar Calon Paskibraka Kabupaten Bengkalis 2026 Tabligh Akbar Ramadan GOW, 30 Anak Yatim dan Kaum Duafa Terima Bantuan

Featured

Presiden dan Kapolri Tinjau Vaksinasi Merdeka di Ponpes dan Tempat Ibadah Se-Indonesia

badge-check


					Presiden Indonesia Joko Widodo didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau Vaksinasi Merdeka di pondok pesantren (ponpes) KH Syamsuddin Ponorogo, Selasa (7/9/2021).(Foto: Istimewa) Perbesar

Presiden Indonesia Joko Widodo didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau Vaksinasi Merdeka di pondok pesantren (ponpes) KH Syamsuddin Ponorogo, Selasa (7/9/2021).(Foto: Istimewa)

JAKARTA, Beritapojok.com – Presiden Indonesia Joko Widodo didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Vaksinasi Merdeka bersama rumah ibadah dan pondok pesantren (ponpes) secara serentak di seluruh Indonesia, Selasa (7/9/2021). Kegiatan tersebut diselenggarakan di seluruh Indonesia dengan total 341 titik tempat ibadah dan pondok pesantren.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi dan Kapolri menyapa langsung secara virtual pelaksanaan vaksinasi merdeka rumah ibadah dan ponpes di Jawa Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng), dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Terkait kegiatan itu, Sigit mengungkapkan bahwa, Vaksinasi Merdeka ini merupakan strategi yang dilakukan TNI-Polri terkait dengan akselerasi atau percepatan terciptanya kekebalan komunal.

“Vaksinasi Merdeka pada hari ini melibatkan rumah ibadah dan pondok pesantren dengan sasaran masyarakat umum, lansia, jemaat, santri, pengasuh pondok pesantren, dan pengurus rumah ibadah di 341 titik dengan total sasaran 346.688 orang,” kata Sigit saat mendampingi Presiden Jokowi meninjau vaksinasi merdeka di Pondok Pesantren K.H. Syamsudin, Ponorogo, Jawa Timur.

Selain vaksinasi, mantan Kapolda Banten ini mengungkapkan bahwa, kegiatan itu juga menyalurkan bantuan sosial (bansos) dari Presiden Jokowi, kepada warga yang paling terdampak perekonomiannya akibat Pandemi Covid-19.

“Dalam kegiatan ini juga disalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak dan peserta program vaksinasi sejumlah 60.341 paket sembako dan 88 ton beras,” ujar Sigit.

Sigit menekankan, TNI, Polri bakal terus menggandeng seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan vaksinasi 100 persen di lingkungan masyarakat hingga dosis kedua.

Menurutnya, hal itu merupakan wujud implementasi dari langkah-langkah dan kebijakan extraordinary yang diambil oleh Pemerintah demi keselamatan masyarakat sebagaimana asas Salus Populi Suprema Lex Esto.

“Untuk menahan laju penyebaran Covid-19, Polri terus berupaya melakukan akselerasi vaksinasi nasional melalui berbagai macam strategi vaksinasi termasuk strategi vaksinasi dengan melibatkan komunitas-komunitas seperti yang kami lakukan saat ini,” tutur eks Kabareskrim Polri tersebut.

Dalam kesempatan ini, Sigit menjelaskan, vaksinasi merdeka yang merangkul tokoh-tokoh agama dan santri diharapkan dapat menjadi “Getok Tular” kepada keluarga, tetangga, teman-teman, dan komunitas di lingkungannya. Sehingga masyarakat tidak ragu-ragu dalam mengikuti program vaksinasi.

“Selain itu, pelaksanaan program vaksinasi di rumah ibadah juga bertujuan untuk revitalisasi rumah ibadah sebagai fungsi sosial. Rumah ibadah pada hakekatnya memiliki fungsi membimbing perilaku jamaahnya dalam tatanan kehidupan sosial termasuk dalam pencegahan penularan Covid-19,” ucap Sigit.

Lebih dalam, Sigit juga memaparkan bahwa, tingginya tingkat capaian vaksinasi merupakan modal dasar dalam hidup berdampingan dengan Covid-19, yaitu bagaimana perekonomian dapat tumbuh. Namun Covid-19 tidak kembali melonjak.

“Tentunya hal ini disertai dengan kepatuhan terhadap protokol kesehatan mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Dengan demikian, tujuan Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045 dapat terwujud,” tutup Sigit.(Rls/**)

 

 

Baca Lainnya

Dirjen Migas Akui BBM Pertamina Mengandung Etanol?

2 Oktober 2025 - 14:59 WIB

Dirjen Migas Akui BBM Pertamina Mengandung Etanol?

Apical Group Gelar Penyuluhan dan Berikan PMT untuk Pencegahan Stunting di Dumai

29 Agustus 2025 - 20:20 WIB

Apical Group Gelar Penyuluhan serta Bagikan PMT untuk Cegah Stunting di Dumai

28 Agustus 2025 - 01:16 WIB

Belum Ada Putusan PN Jakpus Terkait Gugatan Perdata PWI ke Dewan Pers

24 Maret 2025 - 20:47 WIB

Pengangkatan CASN dan PPPK Dipercepat, Ini Jadwalnya

20 Maret 2025 - 21:06 WIB

Pengangkatan CASN dan PPPK Dipercepat, Ini Jadwalnya
Trending di Berita