Maulid Nabi Muhammad SAW Berjalan Dengan Khidmat, Camat Bukit Batu Apresiasi Pengurus Masjid Al-amin Sungai Pakning Anggota DPRD Rohil M.Syah Padri Laksanakan Reses II Masa Sidang Tahun 2026 Dirut BPR Rohil Serahkan Hadiah Utama Simaris, Wartini Raih Sepeda Motor Scoopy Tingkatkan Pelayanan Yang Optimal dan Humanis dikelurahan Bagan Barat, Siti Zuhra: Layani Masyarakat Dengan Sepenuh Hati Komitmen dan Upaya DLH Rohil Dalam Mengantisipasi Banjir dan Penanggulangan KLB Malaria Bupati H.Bistamam Pimpin upacara HUT RI ke 81

Featured

Kapusjianstra TNI Ikuti Kegiatan NADI ASEAN

badge-check


					Kapusjianstra TNI Ikuti Kegiatan NADI ASEAN Perbesar

JAKARTA, Beritapojok.com – Kepala Pusat Pengkajian Strategis Tentara Nasional Indonesia (Kapusjianstra TNI) Brigjen TNI Jhonny Djamaris, S.I.P., M. I. P., mewakili TNI, mengikuti rangkaian kegiatan lokakarya  Network of ASEAN Defence and Security Institutions (NADI) secara virtual bertempat di Auditorium Pusjianstra TNI, Jalan Kebon Sirih No. 42, Jakarta Pusat, Rabu (18/8/2021).

Rangkaian kegiatan yang digelar  secara virtual ini dilaksanakan selama 3 hari (17-19 Agustus 2021) dengan host pemandu dari negara Thailand, diikuti oleh perwakilan Angkatan Bersenjata/Departemen Pertahanan negara-negara ASEAN dengan tajuk   “Strengthening Defence Cooperation in ASEAN Health Security”.

Maksud diadakannya kegiatan lokakarya ini adalah turut berperan memberikan kontribusi dan masukan kepada pemerintah tentang keamanan internasional dan regional dalam kaitannya dengan kerjasama pertahanan di antara negara ASEAN

Dalam kesempatan giliran paparan,  delegasi Indonesia yang disampaikan oleh Kapusjianstra TNI dengan judul “Peran Penting ASEAN Center of Military Medicine (ACMM) Dalam Menyinergikan Upaya Militer Guna Mendukung Penanganan Pandemi Covid-19 di ASEAN”  menyampaikan bahwa  negara-negara ASEAN sudah mengadakan kerjasama melalui forum-forum resmi antar negara ASEAN bahkan dengan negara-negara lainnya. Begitu juga negara-negara ASEAN telah menurunkan militernya untuk membantu penanganan pandemi Covid-19 di masing-masing negara.

Selanjutnya delegasi Indonesia merekomendasikan beberapa hal diantaranya, pertama,  perlu adanya  pelibatan militer didukung dengan keputusan politik dari negara-negara ASEAN karena tiap negara mempunyai perbedaan dalam memandang pengerahan bantuan militer baik fisik maupun non fisik; kedua, perlunya pembentukan pusat krisis militer di negara yang paling parah terpapar Covid-19 guna menekan atau menurunkan tingkat penyebarannya; ketiga, perlu adanya pengembangan vaksin di negara-negara ASEAN melalui pemberdayaan ACMM baik secara mandiri, kerjasama antar negara-negara ASEAN maupun kerjasama dengan negara lain; keempat, perlunya kerjasama antar negara-negara ASEAN dalam mengantisipasi beredarnya obat-obatan dan vaksin palsu di kawasan dengan memperketat pengawasan dan melaksanakan penegakkan hukum.(Puspen TNI)

Baca Lainnya

TAUD SKP Bakal Somasi Pemerintah Terkait Pelibatan Aparat dalam Perpajakan

29 Juli 2026 - 08:10 WIB

TAUD SKP Somasi Pemerintah Terkait Pelibatan Aparat dalam Perpajakan

Pembayaran via QRIS Jadi Sorotan Usai Gubernur BI Mengundurkan Diri

29 Juli 2026 - 07:37 WIB

Pembayaran via QRIS Jadi Sorotan Usai Gubernur BI Mengundurkan Diri

SF Hariyanto Diperiksa KPK Terkait Temuan Uang saat Penggeledahan

29 Juli 2026 - 06:35 WIB

SF Hariyanto Diperiksa KPK Terkait Temuan Uang saat Penggeledahan

Dugaan SPPD Fiktif di Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Pesisir Selatan

23 April 2026 - 16:17 WIB

Dirjen Migas Akui BBM Pertamina Mengandung Etanol?

2 Oktober 2025 - 14:59 WIB

Dirjen Migas Akui BBM Pertamina Mengandung Etanol?
Trending di Berita