RDP Komisi D DPRD Rohil, Libatkan Tingkat Sektor Terkait BPJS Yang Jadi sorotan BRI Bagansiapiapi Memperkuat Inklusi keuangan Melalui Agen BRILink, Dorong Aktivitas Ekonomi Di Rohil Pertamina Sungai Pakning Gelar Latihan Terpadu: Perkuat Sinergi Bersama Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan Di Hari Kedua Penanggulangan Malaria, Suwandi Pantau Lokasi Pembersihan Oleh Satgas DLH Warga Dumai Kecewa dengan Sistem ETLE Satlantas Polres Dumai Penanggulangan KLB Malaria, Suwandi Pimpin Langsung pembersihan Lingkungan Kecamatan Bangko

Politik

RDP Komisi D DPRD Rohil, Libatkan Tingkat Sektor Terkait BPJS Yang Jadi sorotan

badge-check


					RDP Komisi D DPRD Rohil, Libatkan Tingkat Sektor Terkait BPJS Yang Jadi sorotan Perbesar

ROHIL, Tribunriau – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir ( Rohil) melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama lintas sektor menyikapi kondisi terkait Dengan Pelayanan kesehatan dan sektor terkait lain nya, senin (10/8/26) di kantor DPRD Rohil Bagansiapiapi.

Rapat dihadiri dan dipimpin ketua Komisi D DPRD Rohil Purnomo S.Ag, turut hadir anggota DPRD Rohil Edison S.Ag .MH, Wakil Ketua DPRD Rohil Maston .SH, serta Devi Paranita SIP.

Rapat berlangsung tertutup dan berlangsung cukup lama, beberapa jam. Sementara pihak terkait yang hadir di antaranya pihak BPJS Kesehatan Rokan Hilir, Kepala BPKAD Rohil Hafimnur SE, Dirut RSUD dr RM Pratomo Bagansiapiapi dr Tri Buana T Dewi, Kadis Sosial Andi Rahman SE dan sejumlah pihak.

Ditemui seusai rapat, Ketua Komisi D DPRD Rohil Purnomo tak dapat diwawancarai, dirinya beralasan ada suatu keperluan. Terpisah Kepala BPJS Kesehatan Rohil Rusna membenarkan terkait kegiatan pertemuan itu, membahas beberapa hal termasuk dengan soal pelaksanaan program BPJS di kabupaten Rokan Hilir.

Saat ditanyakan terkait dengan tunggakan iuran BPJS Kesehatan oleh pemerintah daerah Rokan Hilir, Dia turut membenarkan. Termasuk juga ketika ditanyakan terkait informasi tunggakan iuran BPJS Kesehatan yang disebutkan mencapai Rp.30 miliar lebih.

“Tapi mereka (pemerintah daerah, red) sudah menyampaikan komitmen, untuk pembayarannya. Di mana besok dibayarkan untuk bulan Januari sebesar Rp.5 miliar,” kata Rusna.

Dirinya enggan menjelaskan lebih lanjut terkait dengan jumlah penerima layanan ini atau yang dimasukkan sebagai pihak yang iurannya dibayarkan pemerintah daerah, dan berbagai persoalan lainnya. Dan beralasan nantinya ada tim humas yang menyampaikan atau berdiskusi lebih lanjut terkait dengan yang dilaksanakan BPJS Kesehatan Rohil.

Diperoleh informasi jumlah peserta BPJS Kesehatan se-Rohil per April 2026 lebih dari 600 ribu jiwa, atau sekitar 98 persen dari total penduduk Rohil. Namun dari jumlah tersebut tingkat kepesertaan aktif masih berada di angka 77 persen lebih. Sehingga masih ada peserta yang perlu diupayakan agar statusnya aktif terkait dengan pembayaran iuran dan pemutakhiran data. Capaian cakupan ini masih belum mencapai target dari UHC yakni 99 persen.

Baca Lainnya

Diduga Ada pemalsuan Dokumen Terkait Ganti Rugi kebun Plasma di Kuba, Petani sepakat tempuh jalur Hukum

3 Agustus 2026 - 20:58 WIB

RDP DPRD Rohil Dengan PT.Jatim Jaya perkasa, Koperàsi seribu kubah dàn màsyarkàt Kubu-Kuba terkait kebun plasma, Zulfàkar : kami Hanya Ingin Data

28 Juli 2026 - 14:50 WIB

Fraksi PDIP Rohil sampaikan pandangan Umum Terhadap Ranperda Tentang pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025

23 Juli 2026 - 15:18 WIB

Rapat paripurna DPRD Rohil Dalam Rangka pandangan umum Fraksi – Fraksi Atas Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025

22 Juli 2026 - 00:25 WIB

Rapat Paripurna DPRD Rohil Dalam Rangka Penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 Oleh Bupati

21 Juli 2026 - 18:05 WIB

Trending di Politik