ROHIL, Beritapojok- Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Rokan Hilir Dalam Rangka penyampaian Jawaban / tanggapan Fraksi – Fraksi atas pendapat Bupati Rokan Hilir terhadap Rancangan peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif DPRD Kabupaten Rokan Hilir tentang Rokan Hilir Hijau sekaligus pembentukan panitia khusus pembahasan Ranperda inisiatif DPRD kabupaten Rokan Hilir Hijau. pada Rapat tersebut 8 Fraksi menyampaikan pandangannya, Rabu (16/9/26) diruang sidang utama DPRD Rohil, Bagansiapiapi.
Rapat Dipimpin wakil Ketua Imam Seroso.SE didampingi Ketua DPRD Rohil Ilhammi.S.Tr.Keb, Wakil ketua DPRD Rohil Maston.SH, wakil ketua DPRD Rohil Basiran Nur Efendi, Hadir Wakil Bupati Rohil Jhony Charles,BBA.MBA, sekretaris DPRD Rohil Budi Fitriadi, kepala OPD dilingkungan pemerintah Kabupaten Rokan Hilir.
pimpinan Rapat wakil ketua DPRD Imam Seroso.SE menyampaikan, pada rapat paripurna ke 19 Bupati Rokan Hilir telah menyampaikan pendapat atas rancangan Ranperda kabupaten Rokan Hilir Hijau yang diusulkan oleh DPRD.
Rapat selanjutnya, sesuai pasal 15 ayat 3 Huruf C peraturan DPRD kabupaten Rokan Hilir Nomor 1 Tahun 2024 tentang tata tertib, fraksi – fraksi menyampaikan tanggapan / jawaban atas pendapat Bupati Rokan Hilir terhadap Ranperda yang diusulkan oleh DPRD, ujar Imam Seroso.
kemudian, fraksi-fraksi DPRD kabupaten Rokan Hilir menyampaikan tanggapan / jawabannya, di mulai dari Fraksi Golkar, PDI Perjuangan, partai Demokrat, partai Nasdem, PKS, Gabungan Indonesia maju (GIM) menyerahkan langsung pandangan Fraksi nya ke pimpinan Rapat,
sedangkan Fraksi Gabungan solidaritas Indonesia (GSIR) dibacakan melalui juru bicaranya, Imam Cahyadi.SE Menyampaikan Apresiasi kepada Bupati Rokan Hilir dan pemerintah Daerah yang telah memberikan pernyataan serta menyatakan sepakat menyetujui tentang Rokan Hilir hijau untuk dilanjutkan pembahasan berikutnya.
menurut Fraksi GSIR, sikap pemerintah Daerah tersebut merupakan langkah positif karena persoalan lingkungan hidup di kabupaten Rokan hilir sudah dapat di pandang sebagai pesoalan sektoral semata, melainkan telah menjadi persolan pembangunan, ekonomi ,kesehatan masyarakat, tata ruang dan keberlanjutan Generasi yang akan mendatang, kata imam Cahyadi.











