7. Tanpa Transmisi Manual
Kijang Gen-7 kini sudah tidak memiliki transmisi manual, digantikan CVT berkode K120 yang halus dan responsive. Kinerja komponen mekanis yang efisien dan rasio sabuk baja lebih lebar diklaim bisa meningkatkan efisiensi bahan bakar, akselerasi, dan operasional yang senyap.

Fitur ini unik karena Toyota menambahkan roda gigi dengan rasio 3,337 untuk maju dan 3,136 untuk mundur yang bersinergi dengan rasio sabuk baja CVT di rentang 2,236-0,447. Sementara final gear ratio 4,262 memastikan akselerasi yang mudah di berbagai kondisi dan beban berkendara serta performa engine brake yang memadai.
Ada pula mode Sequential Shiftmatic 10-speed diadopsi untuk memungkinkan perpindahan gigi seperti transmisi manual untuk meningkatkan kenikmatan berkendara. Sistem ini memungkinkan perpindahan di semua gigi yang dipilih dengan menggerakkan tuas transmisi ke + atau – ketika tuas transmisi di posisi M. Sequential Shiftmatic Control yang sangat responsif diadopsi untuk mengendalikan torsi dengan cermat selama pergantian gigi yang mulus dan cekatan.
Sementara uphill/downhill shift control memberikan kontribusi dalam meningkatkan kemampuan berkendara di rute pegunungan. Sistemnya menilai jalan menanjak atau menurun sesuai dengan bukaan gas dan kecepatan mobil. Saat menanjak, kontrol pedal akselerasi ditingkatkan. Saat menuruni bukit dan mobil meluncur semakin cepat, downshift diimplementasikan secara otomatis. Selain itu, saat rem mulai bekerja, downshift ditambahkan untuk memberikan efek engine brake lebih kuat.
Toyota Innova Zenix Hybrid baik itu varian G, V, dan Q dilengkapi mode berkendara Eco, Normal, Power, dan EV. Sementara model G dan V Gasoline hanya memiliki mode berkendara Eco, Normal, dan Power. Selama menggunakan mode Power, respons terhadap perubahan rasio sabuk baja ditingkatkan sehingga pengemudi dapat lebih merasakan G-force.
8. Lengkap dengan Safety Sense 3.0
Mobil MPV ini menyematkan beberapa fitur modern yang sudah ada di lini produk terbaru Toyota. Salah satu fitur andalannya adalah TSS (Toyota Saftey Sense).
Lebih istimewanya lagi ini adalah TSS versi 3.0 atau serupa Toyota Voxy dan bZ4X. Teknologi tersebut, terintegrasi dengan Pre-Colission System (PCS), Dynamic Radar Cruise Control (DRCC) with Curve Speed Reduction, Lane Tracing Assist (LTA), hingga Automatic High Beam (AHB).
Ada beberapa hal baru pada TSS 3.0. Pertama, jarak deteksi ke depan menjadi lebih luas baik ke atas maupun ke bawah, dan ke kanan maupun ke kiri. Selain itu, deteksi ke depan kini bisa melihat obyek bergerak lebih luas, bahkan dengan jarak yang lebih dekat. Kedua improvement ini masuk ke dalam aspek teknis pada radar.
Lalu tidak ketinggalan, hadir T-Intouch untuk mengintegrasikan mobil dan smartphone secara komprehensif. Di antara kegunaan T Intouch, pemilik mobil bisa menemukan lokasi mobil hanya dengan melihat smartphone (find my car). Ada pula fitur yang memudahkan pencarian kendaraan bila dicui (stolen vehicle tracking).












