Hal tersebut terlihat dari namanya, Zenix sendiri merupakan singkatan dari Zenith dan X. Dalam bahasa Inggris, Zenith berarti puncak performa. Kemudian huruf X adalah inisial dari crossover. Dengan kata lain, Zenix berarti crossover yang bisa membawa pemiliknya meraih puncak performa, baik itu dalam hal bekendara dan mobilitas sehari-hari.
“Konsep mobil ini adalah Innovative Multipurpose Crossover. Tujuan kami adalah untuk mengembangkan crossover serbaguna dengan kelapangan dan kegunaan sebuah minivan yang dicintai oleh keluarga milenial dengan nilai-nilai global. Mewarisi DNA mobil yang telah lama digandrungi masyarakat dan telah mengalami berbagai penyempurnaan, All New Kijang Innova Zenix telah menjadi sebuah mobil untuk era baru,” kata Chief Engineer All New Kijang Innova Zenix, Hideki Mizuma.
Terlihat, mobil ini memiliki dimensi grill yang lebih besar. Selanjutnya, desain headlamp juga tampil agresif dan sudah menggunakan LED. Begitu juga dengan bumpernya, lekukan garisnya simpel menyesuaikan dengan desain grill dan headlamp serta terdapat foglamp dan DRL yang sudah LED.
Untuk bagian belakang Innova Zenix, tampilannya masih mirip dengan Innova Reborn. Hanya saja bagian lampunya lebih pipih, mirip dengan kepunyaan Toyota Fortuner. Terdapat pula emblem hybrid. Terkait pilihan warna, ada 5 opsi: Platinum White pearl, Silver Metallic, Gray Metallic, Attitude Black, dan Dk. Steel.
Lalu soal dimensi, Toyota Kijang Innova Zenix lebih bongsor dari Innova Reborn. Di atas kertas memiliki panjang 4.755 mm, lebar 1.850 mm, dan tinggi 1.795 mm. Sementara untuk jarak sumbu roda lebih panjang hingga 2.850 mm. Lalu untuk ground clearance mencapai 185 mm.
Sementara untuk velg yang digunakan bervariasi tiap varian. Misal untuk Innova Hybrid varian G pakai velg 16 inch dengan ban 205/65, varian V menggunakan velg 17 inch dengan ban 215/60. Khusus varian Innova tertinggi atau Q bakal pakai velg 18 inch dengan ban 225/50.












