Di Hari Kedua Penanggulangan Malaria, Suwandi Pantau Lokasi Pembersihan Oleh Satgas DLH Warga Dumai Kecewa dengan Sistem ETLE Satlantas Polres Dumai Penanggulangan KLB Malaria, Suwandi Pimpin Langsung pembersihan Lingkungan Kecamatan Bangko MBG di SMAN 2 Dumai Jadi Sorotan Rohil Berstatus Malaria, Wabup Jhony Charles Intruksikan Camat, Lurah, penghulu Lakukan Goro Bersihkan Sampah Diduga Ada pemalsuan Dokumen Terkait Ganti Rugi kebun Plasma di Kuba, Petani sepakat tempuh jalur Hukum

Politik

Bara Hasibuan Berharap Kader PAN Lepaskan Ketergantungan

badge-check


					Waketum PAN Bara Hasibuan Perbesar

Waketum PAN Bara Hasibuan

JAKARTA, BeritaPokok.com – Waketum PAN Bara Hasibuan mengajak para kader PAN untuk lepas dari ketergantungan kepada sosok yang bersama keluarganya mendominasi partai dengan berani melawan, dengan memilih tokoh independen sebagai ketum pada Kongres PAN mendatang.

“Tantangan utama partai ini adalah bagaimana kita melepaskan ketergantungan dari satu orang. Jadi kongres ini bukan suatu rutinitas saja, suatu kegiatan rutin yang memang kegiatan paling penting bagi partai selama lima tahun, tetapi ini sangat menentukan masa depan PAN setelah 20 tahun berdiri,” ujar Bara di sela-sela Rakernas PAN di Hotel Millenium, Jl. Fachrudin, Jakarta Pusat, Sabtu (7/12/2019).

Menurut Bara, kader PAN harus membawa partai menjadi lebih independen. Ia lalu menyindir soal PAN yang digunakan oleh satu keluarga untuk menjadi kendaraan politiknya.

“Bagaimana kita membawa PAN lebih independen, tidak dipakai sebagai kendaraan politik atau kendaraan salah satu keluarga saja. Kalau itu tidak bisa dilakukan, maka PAN tidak akan bisa berkembang, hanya stuck di perolehan suara 6-7 persen pada setiap pemilu. itu adalah tantangan utama dari PAN,” kata Bara.

“Seharusnya, semua peserta kongres, pengurus daerah, itu menyadari itu adalah tantangan utama bagi PAN ke depan,” lanjutnya.

Saat ditanya soal perbedaan pandangan sang ketum, Zulkifli Hasan dan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Bara lagi-lagi berbicara soal sosok yang mendominasi partai. Menurut dia, perbedaan pandangan seharusnya menjadi tantangan bagi kader PAN agar partai bisa menjadi lebih independen lagi.

“Perbedaan pendapat itu juga memberikan challenge tantangan kepada peserta, apakah mereka juga bersikap independen. Dalam arti tidak selalu terus menerus dipengaruhi oleh satu orang yang selalu selama ini mendominasi partai ini. Setiap keputusan yang diambil itu harus selalu memperhitungkan apakah orang ini bisa menerima atau tidak. Dengan begitu, memang selalu selama ini ketum di bayang-bayangi oleh satu orang, tidak bisa berkembang.” urai Bara.

Dia lalu menyinggung soal wacana ketum PAN hanya satu periode. Hal ini disinggung oleh Amien Rais yang meminta Zulkifli tidak lagi ikut dalam pertarungan mengejar posisi PAN-1 dalam Kongres nanti.

“(Ketum) satu periode atau dua periode, itu hanyalah suatu tradisi dalam partai ini, bukan merupakan suatu ketentuan dalam anggaran dasar atau pun konstitusi partai ini. Jadi, tradisi itu kan bisa saja berubah. Jadi, sekarang terpulang kepada para peserta. pada saatnya nanti kongres yang menentukan, siapa yang terbaik,” kata dia.

“Tetapi bagi saya adalah, kita perlu pemimpin partai ini ke depan ketua umum yang bisa melepaskan ketergantungan dari satu orang itu, satu keluarga,” imbuh Bara.(***)

 

Sumber : (detik.com)

Baca Lainnya

Diduga Ada pemalsuan Dokumen Terkait Ganti Rugi kebun Plasma di Kuba, Petani sepakat tempuh jalur Hukum

3 Agustus 2026 - 20:58 WIB

RDP DPRD Rohil Dengan PT.Jatim Jaya perkasa, Koperàsi seribu kubah dàn màsyarkàt Kubu-Kuba terkait kebun plasma, Zulfàkar : kami Hanya Ingin Data

28 Juli 2026 - 14:50 WIB

Fraksi PDIP Rohil sampaikan pandangan Umum Terhadap Ranperda Tentang pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025

23 Juli 2026 - 15:18 WIB

Rapat paripurna DPRD Rohil Dalam Rangka pandangan umum Fraksi – Fraksi Atas Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025

22 Juli 2026 - 00:25 WIB

Rapat Paripurna DPRD Rohil Dalam Rangka Penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 Oleh Bupati

21 Juli 2026 - 18:05 WIB

Trending di Politik