Tonggak Baru Pendidikan Vokasi, Bupati H. Bistamam Resmikan Politeknik Mulia Rokan dan Letakkan Batu Pertama Kampus Permanen DLH Rohil Matangkan Persiapan Penilaian Adipura yang dijadwalkan 5 Nopember 2026 Sekretaris BBDM Hadir Langsung dalam Pembagian Santunan untuk Anak Yatim dan Kaum Dhuafa di Bukit Batu   Bupati Bistamam Resmikan Pelayanan Bijak Satu Atap di Rimba Melintang, Warga Lebih Mudah Akses Layanan Pemkab Rohil Perkuat Pengawasan Pajak dan Tata Kelola Keuangan Kepenghuluan Percepat Digitalisasi Birokrasi, Bupati Rohil Tinjau Perekaman TTE PPPK Paruh Waktu

Berita

PKB Sukses di Pemilu 2024, Cak Imin: Omongan Yahya dan Saipul Ga Laku

badge-check


					PKB Sukses di Pemilu 2024, Cak Imin: Omongan Yahya dan Saipul Ga Laku Perbesar

Berita Pojok – Merasa perolehan suara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Pemilu 2024 sukses, A Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin sebut omongan Yahya dan Saipul tidak laku.

Hal itu disampaikannya dalam cuitan di media sosial X yang sebelumnya bernama Twitter pada Sabtu (3/8).

Dijelaskannya juga, semua pihak mengakui prestasi yang ditorehkan PKB dalam pemilu 2024 lalu.

Cak Imin juga bersyukur atas prestasi kader yang tak lagi bergantung pada siapapun.

Meski digembosi oleh Yahya dan Saipul pada saat Pemilu, lanjut Cak Imin, perolehan suara PKB malah meningkat tajam.

“Omongan Yahya dan Saipul gak laku,” tulis Cak Imin dalam cuitan panjangnya.

Selain itu, Ketum PKB, A Muhaimin Iskandar juga menyatakan bahwasanya yang rusak itu adalah Yahya dan Saiful, mengapa PKB ditarik-tarik untuk ikut rusak?.

“Yang rusak itu Yahya sama Saiful, kok PKB ditarik-tarik untuk ikut rusak, apa gak semakin menurunkan tingkat kepercayaan pada PBNU?, melanggar khittoh yang ditegaskan mereka sendiri,” sambung Cak Imin dalam cuitannya.

Berikut cuitan lengkap Ketum PKB, A Muhaimin Iskandar di media sosial X pada Sabtu (3/8):

Prestasi perolehan PKB pada Pemilu 2024 diakui semua pihak, dan kita syukuri sebagai keberhasilan kader-kader yang tidak lagi bergantung pada siapapun, Digembosi Yahya dan Saipul di Pemilu malah membuat perolehan PKB meningkat tajam. Omongan yahya dan saipul gak laku. Yang rusak itu Yahya sama Saiful, kok PKB ditarik-tarik untuk ikut rusak, apa gak semakin menurunkan tingkat kepercayaan pada PBNU? , melanggar khittoh yang ditegaskan mereka sendiri . Mempolitisir NU gak laku kok lanjut mempolitisir PKB,
Emang siapa lu..
Anda sopan kami segan,
Kalo gak sopan jangan ajak-ajak kite..

Ini tanggapan saya selaku Ketum PKB atas pernyataan Yahya di Semarang.

Tak hanya itu, Cak Imin dalam kolom komentar juga mengunggah tangkapan layar dari sebuah berita yang berjudul “Ketum PBNU Gus Yahya Tegaskan PKB Bukan Representasi NU”.

Selain unggahan tangkapan layar tersebut, dirinya juga menulis “Anda sopan kami segan, kalo anda gak sopan jangan ajak-ajak kite”.

Untuk diketahui, dikutip dari DetikNews, PKB berhasil memperoleh 16.115.655 suara pada pemilu 2024 lalu, di peringkat pertama masih PDI Perjuangan dengan perolehan 25.387.279 suara.

Posisi kedua Partai Golkar 23.208.654 suara, kemudian Partai Gerindra dengan jumlah perolehan 20.071.708 suara.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) adalah sebuah partai politik berideologi Moderat. Partai ini didirikan di Jakarta pada tanggal 23 Juli 1998 yang dideklarasikan oleh para kiai-kiai Nahdlatul Ulama, seperti Munasir Ali, Ilyas Ruhiat, Abdurrahman Wahid, Mustofa Bisri, Zuhdi Fatkur dan Muhith Muzadi.

Penulis: Iskandar Z

Baca Lainnya

Terkait penundaan Pilpeng Tahun 2026, Calon Penghulu 6 Desa Rapat Dengan Komisi A DPRD Rokan Hilir

13 Oktober 2026 - 15:55 WIB

DPRD Gelar Rapat paripurna Hari Jadi Rokan Hilir ke -27

4 Oktober 2026 - 21:44 WIB

DPRD Rohil Dan Pemda Sepakat Teken Nota Keuangan KUA-PPAS Perubahan Tahun 2026

25 September 2026 - 21:14 WIB

Rapat Paripurna DPRD Rohil Dalam Rangka Penyampaian Rancangan P-KUA Dan PPAS Tahun Anggaran 2026 Oleh Bupati

23 September 2026 - 08:52 WIB

Rapat Paripurna DPRD Rohil Dalam Rangka Penyampaian Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 Oleh Bupati

22 September 2026 - 22:16 WIB

Trending di Politik