Fraksi PDIP Rohil sampaikan pandangan Umum Terhadap Ranperda Tentang pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 Rapat paripurna DPRD Rohil Dalam Rangka pandangan umum Fraksi – Fraksi Atas Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025 Rapat Paripurna DPRD Rohil Dalam Rangka Penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 Oleh Bupati Pemerintah Kelurahan Bersama UPT Puskesmas Sungai Pakning Gelar Cek Kesehatan Gratis Datang di Jumat Berkah, Wapres Gibran Serap Aspirasi Masyarakat Rohil, M.Maliki Beri Apresiasi BRI Bagansiapiapi Dorong UMKM Gunakan QRIS, Wujudkan Ekonomi Digital Riau

Berita

Panglima TNI dan Kapolri Tanam 20.000 Mangrove Cegah Abrasi

badge-check


					Panglima TNI dan Kapolri Tanam 20.000 Mangrove Cegah Abrasi Perbesar

JAKARTA, Beritapojok.comPanglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Idham Azis dan Menteri KKP Edy Prabowo serta Bupati Tangerang melakukan penanaman Mangrove di Kawasan Wisata Bahari Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (21/2/2020).

Dalam acara yang bertemakan “TNI-Polri Peduli Penghijauan” tersebut, ditanam 20 ribu pohon mangrove di kawasan wisata bahari Ketapang Kabupaten Tangerang Banten, dari total 360 ribu mangrove di seluruh Indonesia, yang bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam penghijauan. Selain itu, juga dilaksanakan pelepasan 1 (satu) juta benih ikan Nila dan Bandeng di kawasan wisata yang sama.

Panglima TNI dalam sambutannya menyampaikan bahwa Penanaman bakau dan penebaran benih ikan memiliki nilai yang sangat penting, bagi masyarakat nelayan ataupun yang tinggal di sekitar wilayah Tangerang.

Menurutnya, keberadaan hutan bakau yang baik dan terpeliharanya ekosistem pantai akan mempengaruhi kehidupan masyarakat yang lebih luas. Terkadang tidak disadari pentingnya keberadaan hutan bakau sampai kehilangan garis pantai, sehingga terjadi banjir saat air pasang, bahkan ada perkampungan yang hilang ataupun menghilangnya ikan-ikan yang tadinya mudah sekali ditemukan ataupun ditangkap.

Hal ini serupa dengan kebiasaan kecil seperti membuang sampah sembarangan, setelah terjadi banjir banyak sampah yang berserakan, terkadang tidak sadar pentingnya disiplin membuang sampah pada tempatnya.

Demikian pula dengan terjadinya tanah longsor di beberapa daerah. Selain curah hujan yang memang cukup besar, ternyata juga disebabkan hilangnya daya dukung lingkungan akibat penebangan hutan yang tidak bertanggung jawab.

Panglima TNI juga menyampaikan bahwa banyak pula kelompok-kelompok masyarakat yang menaruh perhatian serius pada hutan bakau, sebagai contoh wilayah pesisir Surabaya. Keberhasilan konservasi mangrove seluas ribuan hektar tersebut bahkan menjadi contoh bagi konservasi mangrove dunia.

Diharapkan kegiatan yang diprakarsai Polri ini menjadi inspirasi dan membangun semangat yang lebih tinggi lagi bagi kegiatan pelestarian lingkungan lainnya serta upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir pantai sehingga generasi penerus di masa mendatang akan dapat menikmati keindahan pantai dan kekayaan hayatinya.(Puspen TNI)

Baca Lainnya

BRI Bagansiapiapi Dorong UMKM Gunakan QRIS, Wujudkan Ekonomi Digital Riau

14 Juli 2026 - 11:19 WIB

Apical Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis bagi Masyarakat Sungai Sembilan

10 Juli 2026 - 12:48 WIB

Bupati Bengkalis Raih Penghargaan Pengelolaan JDIHN Terbaik Kedua Tingkat Provinsi Riau

8 Juli 2026 - 17:28 WIB

Bengkalis Durian Fest 2026, Wujud Nyata

8 Juli 2026 - 11:27 WIB

27 Peserta Kafilah Bengkalis Tampil di Hari Pertama MTQ ke-44 Riau

30 Juni 2026 - 04:32 WIB

Trending di Bengkalis