Peringati Maulid Nabi SAW, Pengurus dan Jamaah Masjid Al Huda Lingkungan Gawar-gawar Perkuat Ukhuwah Islamiyah sekretariat DPRD Rohil Gelar Berbagai Lomba Dalam Rangka memeriahkan HUT RI ke 81 Anggota DPRD Rohil M.Hotib Laksanakan Reses II Masa Sidang 2026 di kecamatan Bangko Anggota DPRD Rohil Herkoni Laksanakan Reses II Masa Sidang Tahun 2026 di kepenghuluan Parit Aman Maulid Nabi Muhammad SAW Berjalan Dengan Khidmat, Camat Bukit Batu Apresiasi Pengurus Masjid Al-amin Sungai Pakning Anggota DPRD Rohil M.Syah Padri Laksanakan Reses II Masa Sidang Tahun 2026

Bengkalis

Camat Rafli Apresiasi Pelatihan Penyemaian dan Pembibitan Kopi Liberika di Desa Pedekik

badge-check


					Camat Rafli Apresiasi Pelatihan Penyemaian dan Pembibitan Kopi Liberika di Desa Pedekik Perbesar

BENGKALIS – Camat Bengkalis Rafli Kurniawan mengapresiasi pelaksanaan pelatihan penyemaian dan pembibitan kopi Liberika, Rabu 17 Juni 2026, di aula Serbaguna Kantor Desa Pedekik.

Kegiatan ini merupakan inisiatif Yayasan Gambut bersama Bahtera Melayu sebagai upaya memperkuat kapasitas masyarakat dalam pengembangan komoditas kopi liberika yang sesuai dengan karakteristik lahan gambut di Kabupaten Bengkalis.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan teknis mengenai proses penyemaian benih, pembibitan, hingga perawatan bibit kopi liberika yang berkualitas, sehingga dapat meningkatkan produktivitas serta nilai ekonomi komoditas kopi liberika di Desa Pedekik.

Dalam sambutannya, Camat Bengkalis Rafli Kurniawan menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Gambut dan Bahtera Melayu atas kepeduliannya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui sektor pertanian yang berkelanjutan.

“Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Yayasan Gambut dan Bahtera Melayu yang telah menghadirkan pelatihan ini. Pengembangan kopi Liberika merupakan salah satu peluang ekonomi yang sangat potensial bagi masyarakat Bengkalis, khususnya di wilayah yang memiliki ekosistem gambut. Melalui pelatihan ini, masyarakat tidak hanya memperoleh ilmu, tetapi juga bekal untuk membangun usaha tani yang berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, kopi liberika memiliki keunggulan karena mampu tumbuh dengan baik di lahan gambut serta memiliki cita rasa khas yang semakin diminati pasar. Oleh karena itu, peningkatan kualitas bibit menjadi faktor penting dalam menghasilkan tanaman yang produktif.

Pemerintah Kecamatan Bengkalis berharap kolaborasi antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus diperkuat dalam mendorong pengembangan sektor pertanian berbasis potensi lokal. Melalui sinergi tersebut, kopi Liberika diharapkan mampu menjadi salah satu komoditas unggulan yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung pelestarian lingkungan di Kabupaten Bengkalis.

Camat juga mengajak seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya dan menerapkan ilmu yang diperoleh di kebun masing-masing. Ia berharap Desa Pedekik dapat berkembang menjadi salah satu sentra pengembangan kopi Liberika di Kabupaten Bengkalis.

Sementara itu, perwakilan Yayasan Gambut yang di wakili Direktur Bahtera Melayu Defitri Akbar menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pengelolaan lahan gambut yang produktif dan lestari.

Melalui pengembangan kopi Liberika, diharapkan tercipta keseimbangan antara peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan upaya menjaga kelestarian ekosistem gambut.

“Keberhasilan pengembangan kopi dimulai dari bibit yang unggul. Karena itu, pelatihan penyemaian dan pembibitan seperti ini sangat strategis untuk melahirkan petani-petani yang mampu menghasilkan bibit berkualitas dan meningkatkan hasil produksi di masa mendatang,” tambahnya.

Sementara itu, Pj. Kepala Desa Pedekik Syaiful Anwar, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Yayasan Gambut dan Bahtera Melayu yang telah memilih Desa Pedekik sebagai lokasi pelaksanaan pelatihan penyemaian dan pembibitan kopi Liberika.

“Atas nama Pemerintah Desa Pedekik dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Gambut dan Bahtera Melayu atas kepeduliannya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui sektor pertanian yang berkelanjutan. Pelatihan ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya para petani, dalam mengembangkan kopi Liberika sebagai komoditas unggulan yang memiliki nilai ekonomi sekaligus ramah terhadap ekosistem gambut,”ujar Syaiful.

Kegiatan pelatihan berlangsung secara teori dan praktik yang di pandu oleh Raja Alvian dari Yayasan Gambut sebagai pemateri pertama tentang Agroforestry dan Ekosistem Gambut dan Tuti Sarinam Ketua KTWMJ (Kelompok Tani Wanita Mandiri Jaya) Desa Temiang , mulai dari pemilihan benih, teknik penyemaian, pembuatan media tanam, pemeliharaan bibit hingga kesiapan bibit untuk ditanam di lahan. Antusiasme peserta terlihat tinggi selama mengikuti setiap sesi pelatihan.

Pelatihan tersebut, diikuti oleh kelompok tani Pedekik Lestari, Mapala Laksamana Politeknik Negeri Bengkalis, pemuda desa, serta masyarakat.#DISKOMINFOTIK.

(diskominfotik/joekro)

Baca Lainnya

Peringati Maulid Nabi SAW, Pengurus dan Jamaah Masjid Al Huda Lingkungan Gawar-gawar Perkuat Ukhuwah Islamiyah

27 Agustus 2026 - 22:53 WIB

Maulid Nabi Muhammad SAW Berjalan Dengan Khidmat, Camat Bukit Batu Apresiasi Pengurus Masjid Al-amin Sungai Pakning

24 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Camat Acil Esyno Lepas Pawai Budaya Semarak HUT RI ke-81 di Kecamatan Bukit Batu

17 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Plt. Camat Siak Kecil Pimpin Upacara HUT RI ke-81, Kobarkan Semangat Persatuan dan Perjuangan

17 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Camat Bukit Batu Pimpin Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-81 Tahun 2026

17 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Trending di Bengkalis