Bupati Kasmarni Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Kasus Pemalsuan Tanda Tangan Sopian HAS, Kapolda Riau: Jangan Coba-coba Lindungi Pelaku Kejahatan MTs Raudhatut Thullab Rayakan Milad ke-36, Tampilkan Kreativitas dan Semangat Kebersamaan Pererat Sinergi Sejarah, Pemkab Bengkalis Sambut Hangat Kunjungan Ziarah Pemkab Simalungun Pererat Sinergi “Tali Berpilin Tiga”, Bupati Bengkalis Hadiri Silaturahmi dan Halal Bihalal FKPMR Resmikan Defa Kostel Mandau, Bupati Bengkalis Dukung Hunian Modern Berkonsep Hotel

Berita

Tidak Benar Sambu Group Stop Terima Kelapa Bulat dari Petani

badge-check


					Tidak Benar Sambu Group Stop Terima Kelapa Bulat dari Petani Perbesar

TEMBILAHAN, Beritapojok.com – Beredar kabar bahwa Sambu Group melakukan penghentian pembelian atau stop terima kelapa bulat dari petani karena panjangnya antrian bongkar kapal di Kuala Enok. Hal ini perlu dikonfirmasi terkait komitmen Sambu Group atas pembelian kelapa dari petani, khususnya Indragiri Hilir, terlebih di era pandemi saat ini.

“Tidak benar jika Sambu Group menghentikan pembelian kelapa bulat dari petani. Untuk PT Pulau Sambu di Kuala Enok, sampai saat ini masih menerima kopra dan kelapa cungkil. Adapun memo yang beredar terkait tidak menerima kelapa bulat di PT Pulau Sambu di Kuala Enok sifatnya hanya sementara untuk mengurangi dampak negatif pada petani yang timbul dari jumlah reject yang tinggi. Pada prinsipnya, kami tetap berkomitmen untuk menerima kelapa dari petani,“ demikian penjelasan Hendri, AGM Raw Material, PT Pulau Sambu di Kuala Enok.

“PT Pulau Sambu di Guntung dan PT RSUP di Pulau Burung, sebagai bagian dari Sambu Group, tetap menerima kelapa bulat dari petani,”papar A Ginting, Humas Sambu Group. “Bahkan petani juga bisa mengirimkan kelapa bulatnya di gudang dan pancang seperti biasa, yang dikelola oleh PT Pulau Sambu di Guntung dan PT RSUP di Pulau Burung.

Sambu Group tetap beroperasi dengan mengadaptasikan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah dalam upaya menangkal COVID-19 khususnya di bidang industri. Memang ada sedikit keterlambatan penerimaan di pasar akibat dampak COVID-19. Namun Sambu Group memastikan ketersediaan bahan baku kelapa tetap terpenuhi dengan baik yakni dengan tetap menerima pasokan dari petani kelapa demi kelancaran proses produksi. Sehingga keberlangsungan ekosistem kelapa, khususnya di Indragiri Hilir tetap terjaga.

Menurut A Ginting, hingga kini aktivitas di pabrik Sambu Group berjalan seperti biasa. Pembelian kelapa berjalan seperti biasa. Dan tidak ada penghentian aktivitas kerja, atau stop terima kelapa dari petani, karena memang permintaan pasar tetap ada, dan pabrik membutuhkan kelapa dalam jumlah banyak untuk berproduksi.

Sambu Group tetap menerima kelapa dari petani dan berproduksi untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan dan masyarakat sekitar. Dengan tetap beroperasi, Sambu Group ingin memastikan bahwa roda ekonomi akan tetap berjalan. (Rilis Bidhumas Sambu Group/Marbun)

Baca Lainnya

Bupati Kasmarni Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang

18 April 2026 - 10:32 WIB

Kasus Pemalsuan Tanda Tangan Sopian HAS, Kapolda Riau: Jangan Coba-coba Lindungi Pelaku Kejahatan

17 April 2026 - 17:48 WIB

MTs Raudhatut Thullab Rayakan Milad ke-36, Tampilkan Kreativitas dan Semangat Kebersamaan

15 April 2026 - 16:15 WIB

Pererat Sinergi Sejarah, Pemkab Bengkalis Sambut Hangat Kunjungan Ziarah Pemkab Simalungun

14 April 2026 - 16:10 WIB

Pererat Sinergi “Tali Berpilin Tiga”, Bupati Bengkalis Hadiri Silaturahmi dan Halal Bihalal FKPMR

12 April 2026 - 22:02 WIB

Trending di Bengkalis