Bupati Kasmarni Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Kasus Pemalsuan Tanda Tangan Sopian HAS, Kapolda Riau: Jangan Coba-coba Lindungi Pelaku Kejahatan MTs Raudhatut Thullab Rayakan Milad ke-36, Tampilkan Kreativitas dan Semangat Kebersamaan Pererat Sinergi Sejarah, Pemkab Bengkalis Sambut Hangat Kunjungan Ziarah Pemkab Simalungun Pererat Sinergi “Tali Berpilin Tiga”, Bupati Bengkalis Hadiri Silaturahmi dan Halal Bihalal FKPMR Resmikan Defa Kostel Mandau, Bupati Bengkalis Dukung Hunian Modern Berkonsep Hotel

Berita

Terkait Virus Corona, Presiden Jokowi Gelar Rapat Terbatas dan Ini Hasilnya

badge-check


					Rapat terbatas Presiden Jokowi berkaitan dengan wabah virus corona (Foto: dok Biro Pers Setpres) Perbesar

Rapat terbatas Presiden Jokowi berkaitan dengan wabah virus corona (Foto: dok Biro Pers Setpres)

JAKARTA, Beritapojok.comPresiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas, selepas ratusan warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China menjalani observasi di Natuna. Hasilnya Indonesia menutup pintu untuk sementara bagi China.

Awalnya pemerintah Indonesia melakuakan evakuasi untuk WNI yang berada di Wuhan kota yang menjadi pusat awal mewabahnya virus corona. Total ada 238 WNI yang dievakuasi yang tiba di Batam, lantas dipindahkan ke lokasi observasi di Natuna.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi mengatakan 238 WNI itu akan menjalani observasi selama 14 hari. Bila setelahnya tidak terindikasi apapun, para WNI itu akan kembali ke keluarga masing-masing.

Setelahnya Jokowi mengumpulkan sejumlah pejabat di Bandara Halim Perdanakusuma pada Minggu (2/2/2020). Rapat terbatas atau ratas itu dihadiri Menlu Retno Marsudi, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Idham Azis, Menko Polhukam Mahfud Md, Menkominfo Johnny G Plate, Menko PMK Muhadjir Effendy, Kepala BIN Budi Gunawan, Menhub Budi Karya, Menkum HAM Yasonna Laoly, Menparekraf Wishnutama, dan Kepala BNPB Letjen Doni Monardo.

Selepas ratas, Jokowi tidak turun langsung menyampaikan hasilnya. Tapi menugaskan Menlu Retno untuk mengutarakan hasil ratas tersebut.

Seperti apa hasilnya?

Retno awalnya menyampaikan ada 238 WNI yang dievakuasi termasuk 5 anggota tim pendahulu yang dibawa dari Wuhan ke Batam. Mereka akan melalui masa observasi selama 14 hari. Selain itu, ada 42 anggota tim penjemput yang akan menjalani observasi itu.

“Sehingga total orang yang akan menjalankan observasi adalah 285. Sampai saat ini Alhamdulillah mereka dalam kondisi sehat,” ungkap Retno menyampaikan hasil ratas itu.

Setelahnya Retno menyampaikan sejumlah poin penting berkaitan dengan wabah virus corona. Keputusan pertama mengenai penerbangan langsung dari dan ke China daratan akan ditunda untuk sementara mulai Rabu (5/2) pukul 00.00 WIB.

“Semua pendatang yang tiba dari Mainland China dan sudah berada di sana selama 14 hari untuk sementara tidak diizinkan untuk masuk dan melakukan transit di Indonesia,” jelas Retno.

“Kebijakan pemberian fasilitas bebas visa kunjungan dan visa on arrivals untuk warga negara RRT yang bertempat tinggal di Mainland China untuk sementara dihentikan,” sambung Retno.

Selain itu Retno juga menyebutkan bila pemerintah meminta seluruh WNI untuk sementara tidak melakukan perjalanan ke China. Namun Retno tidak menyebutkan sampai kapan keputusan itu akan dicabut.(***)

 

 

Sumber : Detik.com

Baca Lainnya

Bupati Kasmarni Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang

18 April 2026 - 10:32 WIB

Kasus Pemalsuan Tanda Tangan Sopian HAS, Kapolda Riau: Jangan Coba-coba Lindungi Pelaku Kejahatan

17 April 2026 - 17:48 WIB

MTs Raudhatut Thullab Rayakan Milad ke-36, Tampilkan Kreativitas dan Semangat Kebersamaan

15 April 2026 - 16:15 WIB

Pererat Sinergi Sejarah, Pemkab Bengkalis Sambut Hangat Kunjungan Ziarah Pemkab Simalungun

14 April 2026 - 16:10 WIB

Pererat Sinergi “Tali Berpilin Tiga”, Bupati Bengkalis Hadiri Silaturahmi dan Halal Bihalal FKPMR

12 April 2026 - 22:02 WIB

Trending di Bengkalis