Keterbukaan Informasi Publik di KSOP Dumai Dipertanyakan Rapat Paripurna DPRD Dalam Rangka penyampaian Atas usulan Ranperda Tentang Rokan Hilir Hijau Oleh Bapemperda Rapat Paripurna DPRD Rohil Dalam Rangka Penyampaian Laporan Pelaksanaan Reses Masa sidang II 2026 Rapat paripurna DPRD Rohil Dalam Rangka Masa Persidangan III Tahun 2026 Pemkab Rokan Hilir Evaluasi Penerapan Presensi dan SiPresisi, Perkuat Disiplin ASN 558 Presensi Pegawai Rohil Terdeteksi Pakai Fake GPS dan Fake Image, Ada Peringatan Keras

Berita

Tagar Tenggelamkan Anies Baswedan Mulai Menggema di Medsos

badge-check


					Daftar trending topic Twitter hingga Senin (14/11) pukul 12.30 WIB Perbesar

Daftar trending topic Twitter hingga Senin (14/11) pukul 12.30 WIB

Beritapojok.com- Tanda pagar (Tagar) Tenggelamkan Anies Baswedan tampak mulai menggema di media sosial (Medsos).

Tentunya ini adalah hal yang sudah biasa, adanya pro dan kontra antara pendukung, terlebih lagi di medsos.

Di Twitter khususnya, tagar Tenggelamkan Anies Baswedan kini bertengger di Trending Topic, tercatat hingga Senin (14/11) pukul 12.30 WIB, sebanyak 6,3 ribu Tweet tertaut ke tagar tersebut.

Beberapa tweet populer yang ikut menggaungkan tagar tersebut, salah satunya dari akun @MutiaSa98970942.

Dengan menyertakan gambar, dalam tweetnya tersebut mengungkapkan ketidakjelasan Partai Nasdem dan sosok Anies Rasyid Baswedan.

“Nasdem Dan Anies Sama Sama Tidak Jelas,” tulisnya dilengkapi dengan #TenggelamkanAniesBaswedan.

Pada gambar yang diunggahnya, terdapat caption sebuah pertanyaan, “Anies Ingin Pecah Belah Umat dan Masyarakat?”.

Di dalam gambar tersebut, juga disisip poster relawan Anies Baswedan.

https://twitter.com/MutiaSa98970942/status/1591754144246771712?t=IUgUfPdx6fvtJvPj–MA9g&s=19

Tweet lainnya, dari akun @AngelaAglr13, ia bahkan mengatakan bahwa Anies menjual kursi Menteri Agama untuk menantu Rizieq Shihab.

Tujuan kursi Menag untuk menantu Rizieq Shihab tersebut, dikatakannya agar kelompok radikal berdiri kembali.

“Anies jual kursi Menag untuk menantunya rizieq shihab agar bisa mendirikan kembali kelompok radikal di Indonesia, Anies penjilat radikal,” tulis @AngelaAglr13.

https://twitter.com/AngelaAglr13/status/1591771626130972672?t=o28R9bu7rNlgNmQijIJndQ&s=19

Tweet @AngelaAglr13 juga dikomentari beberapa netizen lainnya, seperti @nero_gusti.

Akun @nero_gusti dalam komentarnya mengatakan bahwa dulunya jika Anies Baswedan jadi Gubernur DKI, lawan politik mengklaim Jakarta bakal jadi Suriah.

Namun, kenyataan itu, lanjutnya, tidak seperti yang diprediksi.

“Kemaren katanya jakarta jadi kaya suriah engga deh perasaa… Kek orang yahudi ya kalean ini udah tau salah tapi tetap pada pendirian bohongnya wkwkwkw,” komennya.

Terkait kursi Menag, beberapa warganet juga menyoroti hal tersebut. Akun @bosniangiovanni.

“kursi menag mending kasih ke Muhammadiyah, Newcastle United ga jelas kerjanya, bikin ribut doang,” komen @bosniangiovanni.

“MEnding menantu hrs dripada menag skrng wkwk,” komen akun lainnya @SinggihMaryu.

Penulis: Iskandar Zulkarnain

Baca Lainnya

Keterbukaan Informasi Publik di KSOP Dumai Dipertanyakan

2 September 2026 - 21:00 WIB

Keterbukaan Informasi Publik di KSOP Dumai Dipertanyakan

558 Presensi Pegawai Rohil Terdeteksi Pakai Fake GPS dan Fake Image, Ada Peringatan Keras

1 September 2026 - 16:24 WIB

558 Presensi Pegawai Rohil Terdeteksi Pakai Fake GPS dan Fake Image, Ada Peringatan Keras

Pemkab Rokan Hilir Evaluasi Penerapan Presensi dan SiPresisi, Perkuat Disiplin ASN

1 September 2026 - 16:24 WIB

558 Presensi Pegawai Rohil Terdeteksi Pakai Fake GPS dan Fake Image, Ada Peringatan Keras

Respons Cepat Kenaikan Harga Ayam, Sesuai Arahan Bupati H. Bistamam Sekda Rohil Fauzi Efrizal Pimpin Rapat TPID dan Sidak Pasar Tradisional

28 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Respons Cepat Kenaikan Harga Ayam, Sesuai Arahan Bupati H. Bistamam Sekda Rohil Fauzi Efrizal Pimpin Rapat TPID dan Sidak Pasar Tradisional

Gelar Sosialisasi Disiplin ASN, BKPSDM Rohil Catat 47 Pegawai Kena Sanksi

27 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Gelar Sosialisasi Disiplin ASN, BKPSDM Rohil Catat 47 Pegawai Kena Sanksi
Trending di Berita