DUMAI – Kisruh relokasi pedagang kaki lima (PKL) di Kota Dumai masih terus bergulir, meskipun saat ini keputusannya ditunda 2 bulan kedepan.
Penundaan itu tertuang dalam postingan Facebook oleh akun resmi milik Walikota Dumai @Wak Jie Paisal, Jumat (6/2).
Postingan tersebut menuai pro dan kontra terkait rencana relokasi pedagang di sepanjang Jalan Sudirman dan SS Kasim.
Salahsatunya dari akun @Ilham Hidayat, dengan bahasa minang, ia bertanya tentang ingatan H Paisal terkait janjinya saat kampanye pilkada lalu.
Dikatakannya juga, jangan mentang-mentang sudah terpilih, sekarang malah semena-mena membuat keputusan.
Berikut komentar lengkapnya:
Ndak ingek janji kampanye apak doh?
ndak usah buat pedagang kecewa pak,apak naik 2x krna bnyak pedagang yg pro dengan apak,
sementang apak lah 2x naik,jngan pulak semena2 apak buat kptusan,.dari kebijakan apak yg apak buat seolah2 apak tak butuh suaro kami pedagang lagi doh,..
Selain itu, komentar akun @Ilham Hidayat ini juga memantik jari netizen lainnya, yakni akun @Jaya Prada.
Dikatakan akun @Jaya Prada, jangan memilih H Paisal jika ia mencalonkan diri sebagai Gubernur Riau.
Berikut komentar lengkapnya:
ntr klu Dio nak mencalonkan diri jdi gubernur jgn dipilih. Simple kok bg.. cri lah yg amanah. Awak pun dah kena getahnya kerna milih Dio 2 periode..
Selain itu, rencana relokasi yang ditunda 2 bulan kedepan ini, akun @ER Bon meminta agar tidak dipindahkan, namun ditertibkan agar tidak terlalu mengganggu bagi pengguna jalan.
Berikut komentar lengkapnya:
Tak ado can doh pak..seberapa banyak paaar yg bpk pindah kan..al hasilnya Nol..pasar lepin pasar klakap 7 beda tempat beda rejekinyo pak
Biar jelah orang tu badagang di tempat2 dyo biaso tpi di tertibkan..aslkan tidak mengangu pengendra jalan
Di sisi lain, netizen yang pro juga terlihat membela kebijakan Walikota Dumai 2 periode ini, salah satunya dari akun @Herman Buchori.
Dikatakannya, pedagang bisa mencari rezeki dengan cara yang baik serta tidak mengganggu hak-hak pengguna jalan.
Berikut komentar lengkapnya:
Carilah rezeki dgn cara yg baik dan tidak mencederai hak2 pengguna jalan. Jalanan bukan tempat utk jualan apapun alasannya. Sangat menganggu dan merusak keindahan kota. Apalagi banyak dr PKL berjualan satu meter lebih dr pinggir jalan. (*)









