Sekretaris BBDM Hadir Langsung dalam Pembagian Santunan untuk Anak Yatim dan Kaum Dhuafa di Bukit Batu   Bupati Bistamam Resmikan Pelayanan Bijak Satu Atap di Rimba Melintang, Warga Lebih Mudah Akses Layanan Pemkab Rohil Perkuat Pengawasan Pajak dan Tata Kelola Keuangan Kepenghuluan Percepat Digitalisasi Birokrasi, Bupati Rohil Tinjau Perekaman TTE PPPK Paruh Waktu Sekitar 80 Sekolah di Rohil Terima Program Revitalisasi, Disdikbud Tegaskan Fungsi Pengawasan Pasca kebakaran di Bagan Barat, Pemkab Rohil Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Bengkalis

Polbeng Lolos Pendanaan Program Pengembangan Model Pembelajaran MKWK Tahun 2025

badge-check

BENGKALIS – Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) terpilih sebagai salah satu kampus penerima Program Bantuan Pengembangan Model Pembelajaran Mata Kuliah Wajib pada Kurikulum (MKWK) Berbasis Proyek tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Berita ini disampaikan dalam pengumuman dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi tanggal 10 Juli 2025. Dalam pengumuman tersebut, proposal Polbeng bersama 39 perguruan tinggi lainnya dinyatakan lolos setelah melewati proses evaluasi dan penilaian oleh tim Dirjen Belmawa.

Program Bantuan Pengembangan Model Pembelajaran MKWK Berbasis Proyek merupakan inisiatif Kemendiktisaintek untuk mendukung perguruan tinggi dalam mengembangkan model pembelajaran inovatif untuk mata kuliah wajib, seperti Pendidikan Pancasila, Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Agama, dan Bahasa Indonesia. Model berbasis proyek ini diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam proses belajar, serta membentuk karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Polbeng sendiri mengusulkan proposal berjudul “Pengembangan Model Pembelajaran MKWK Berbasis Proyek: Peningkatan Literasi dan Edukasi Lingkungan oleh Mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis”, dengan tim pengusul yang diketuai oleh Wakil Direktur Bidang Akademik, Romadhoni, bersama dosen-dosen pengampu mata kuliah wajib di Polbeng sebagai anggota tim.

Direktur Polbeng, Johny Custer, mengungkapkan rasa syukur dan mengapresiasi tim Polbeng atas capaian ini. “Kami menilai inovasi dalam sistem pembelajaran merupakan hal yang penting agar sesuai dengan kebutuhan zaman dan generasi,” ujarnya.

Beliau juga berharap program ini akan memberikan manfaat dan dampak nyata bagi dosen dan mahasiswa Polbeng “Dengan program pendanaan ini, semoga pembelajaran mata kuliah wajib tidak lagi monoton dan membosankan, namun dapat dirancang menjadi lebih menarik serta melibatkan partisipasi aktif mahasiswa,” tutup Johny.

Dengan pendanaan maksimal Rp70 juta, para penerima Program Bantuan Pengembangan Model Pembelajaran MKWK Berbasis Proyek tahun 2025 dapat menyusun modul pembelajaran, merancang proyek kolaboratif, serta mengadakan pelatihan bagi dosen pengampu mata kuliah wajib.

(diskominfotik/joekro)

Baca Lainnya

Sekretaris BBDM Hadir Langsung dalam Pembagian Santunan untuk Anak Yatim dan Kaum Dhuafa di Bukit Batu  

30 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Perjalanan Panjang Dedy Aprianto Tampubolon, Wisudawan Terbaik Magister Sains dari Riau  

28 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Sinergitas Lintas Sektoral, Camat Bukit Batu Pimpin Gotong Royong Bersihkan Lingkungan di Wilayah Kelurahan Sungai Pakning

22 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Bupati Kasmarni Sambut Kajati Riau dengan Prosesi Adat Melayu, Teguhkan Jati Diri Negeri Junjungan

21 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Turnamen Futsal TUFFU CUP I Resmi Dibuka, 33 Tim dari Tiga Kecamatan Bersaing di Bukit Batu

16 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Trending di Bengkalis