Sukses Digelar di Bagan Sinembah, CFD Kolaborasi Kemenpora, DPR RI, dan Pemkab Rohil Dipadati Warga Kapolda Riau Janji Usut Tuntas Kasus Pemalsuan Tanda Tangan H Sopian HAS di Rokan Hilir Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H / 2026 M Digelar Meriah di Masjid Al-Kiram Sungai Pakning   Jelang Menempati Masjid Baru, Pengurus Masjid Besar Al-Huda Laksanakan Gotong Royong Semarak Kemerdekaan RI ke-81, Dusun Cempaka Gelar Turnamen Mini Soccer Junior Kadus Cup III DPRD Gelar Rapat Paripurna penyampaian Jawaban pembentukan Perda Atas pandangan Fraksi-Fraksi Terhadap Usulan Ranperda Rokan Hilir Hijau

Bengkalis

Polbeng Lolos Pendanaan Program Pengembangan Model Pembelajaran MKWK Tahun 2025

badge-check

BENGKALIS – Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) terpilih sebagai salah satu kampus penerima Program Bantuan Pengembangan Model Pembelajaran Mata Kuliah Wajib pada Kurikulum (MKWK) Berbasis Proyek tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Berita ini disampaikan dalam pengumuman dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi tanggal 10 Juli 2025. Dalam pengumuman tersebut, proposal Polbeng bersama 39 perguruan tinggi lainnya dinyatakan lolos setelah melewati proses evaluasi dan penilaian oleh tim Dirjen Belmawa.

Program Bantuan Pengembangan Model Pembelajaran MKWK Berbasis Proyek merupakan inisiatif Kemendiktisaintek untuk mendukung perguruan tinggi dalam mengembangkan model pembelajaran inovatif untuk mata kuliah wajib, seperti Pendidikan Pancasila, Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Agama, dan Bahasa Indonesia. Model berbasis proyek ini diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam proses belajar, serta membentuk karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Polbeng sendiri mengusulkan proposal berjudul “Pengembangan Model Pembelajaran MKWK Berbasis Proyek: Peningkatan Literasi dan Edukasi Lingkungan oleh Mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis”, dengan tim pengusul yang diketuai oleh Wakil Direktur Bidang Akademik, Romadhoni, bersama dosen-dosen pengampu mata kuliah wajib di Polbeng sebagai anggota tim.

Direktur Polbeng, Johny Custer, mengungkapkan rasa syukur dan mengapresiasi tim Polbeng atas capaian ini. “Kami menilai inovasi dalam sistem pembelajaran merupakan hal yang penting agar sesuai dengan kebutuhan zaman dan generasi,” ujarnya.

Beliau juga berharap program ini akan memberikan manfaat dan dampak nyata bagi dosen dan mahasiswa Polbeng “Dengan program pendanaan ini, semoga pembelajaran mata kuliah wajib tidak lagi monoton dan membosankan, namun dapat dirancang menjadi lebih menarik serta melibatkan partisipasi aktif mahasiswa,” tutup Johny.

Dengan pendanaan maksimal Rp70 juta, para penerima Program Bantuan Pengembangan Model Pembelajaran MKWK Berbasis Proyek tahun 2025 dapat menyusun modul pembelajaran, merancang proyek kolaboratif, serta mengadakan pelatihan bagi dosen pengampu mata kuliah wajib.

(diskominfotik/joekro)

Baca Lainnya

Sukses Digelar di Bagan Sinembah, CFD Kolaborasi Kemenpora, DPR RI, dan Pemkab Rohil Dipadati Warga

6 September 2026 - 18:24 WIB

Sukses Digelar di Bagan Sinembah, CFD Kolaborasi Kemenpora, DPR RI, dan Pemkab Rohil Dipadati Warga

Kapolda Riau Janji Usut Tuntas Kasus Pemalsuan Tanda Tangan H Sopian HAS di Rokan Hilir

6 September 2026 - 13:18 WIB

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H / 2026 M Digelar Meriah di Masjid Al-Kiram Sungai Pakning  

6 September 2026 - 12:51 WIB

Jelang Menempati Masjid Baru, Pengurus Masjid Besar Al-Huda Laksanakan Gotong Royong

6 September 2026 - 10:47 WIB

Semarak Kemerdekaan RI ke-81, Dusun Cempaka Gelar Turnamen Mini Soccer Junior Kadus Cup III

3 September 2026 - 22:21 WIB

Trending di Bengkalis