RUPAT, Beritapojok.com – Pemkab Bengkalis diminta untuk lebih memperhatikan kondisi jalanan rusak di Kecamatan Rupat, terlebih itu satu-satunya akses jalan induk.
Demikian disampaikan salah seorang warga tempatan, Iwan kepada awak media ini, Minggu (20/11).
Ia mengeluhkan bahwa program pembangunan di Rupat tampak belum signifikan dari Pemkab Bengkalis.
Karena jalan yang berlokasi di Jalan PU, RT 14 RW 07 kelurahan Tanjung Kapal Kecamatan Rupat merupakan satu-satunya akses penghubung Kelurahan Tanjung Kapal dengan Desa Darul Aman.
Artinya, semua masyarakat yang menuju Roro penyebrangan, akan melewati jalur tersebut.
“Kampung kami ini dari dulu sampai sekarang belum ada yang signifikan pembangunan jalannya,” keluhnya.
“Terlebih tiga tahun ini belum ada penimbunan bess, kalau dulu masih ad 1 tahun 1 kilometer timbunan bes,” tambahnya.

Salah satu truk terpuruk saat melintas di Jalan PU RT 14 RW 07 Kelurahan Tanjung Kapal, Rupat, Bengkalis. (Foto: Istimewa)
Tak hanya itu, ia juga meminta kepada anggota DPRD daerah pemilihan Rupat untuk kembali mengingat janji-janji pada masa kampanye lalu.
“Kami juga memohon kepada DPRD dapil Rupat, ingat-ingatlah janji-janji dulu pak,” pintanya.
Jalan rusak parah di Rupat ini seakan tak pernah selesai, tak hanya dari sisi ekonomi, sisi pendidikan juga turut berdampak, karena hampir rata-rata pelajar akan melewati rute tersebut.
Banyak siswa yang terlambat gegara jalanan yang rusak, lanjut Iwan, parahnya lagi jika si anak terpeleset ketika melewati jalur tersebut.
“Bahkan anak-anak sering terlambat dikarenakan jalannya berlumpur. Bahkan bukan hanya satu titik tapi ada banyak titik jalan yang rusak parah,” jelasnya.
Salah seorang warga lainnya yang tak ingin namanya dipublikasikan kepada awak media ini menjelaskan beberapa solusi terkait jalan rusak parah di Rupat.
Ketua RT dan RW setempat, serta LPMK, katanya harus duduk bersama untuk membahas hal tersebut.
Terlebih lagi dengan pengusaha sawit, seharusnya bisa diajak kerja sama dan dimediasi oleh aparat setempat.
“Terlebih disinikan Perusahaan, jadi kalau bergotong royong untuk memperbaiki jalan tersebut pasti ada penyelesaian, jika perangkat desa atau ketua RT, RW-nya menggerakkan, pasti berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Penulis: Johanes Mangunsong
Editor: Iskandar Zulkarnain








