Kapolda Riau Janji Usut Tuntas Kasus Pemalsuan Tanda Tangan H Sopian HAS di Rokan Hilir Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H / 2026 M Digelar Meriah di Masjid Al-Kiram Sungai Pakning   Jelang Menempati Masjid Baru, Pengurus Masjid Besar Al-Huda Laksanakan Gotong Royong Semarak Kemerdekaan RI ke-81, Dusun Cempaka Gelar Turnamen Mini Soccer Junior Kadus Cup III DPRD Gelar Rapat Paripurna penyampaian Jawaban pembentukan Perda Atas pandangan Fraksi-Fraksi Terhadap Usulan Ranperda Rokan Hilir Hijau Data Pemerintah Rohil Jadi Sorotan, 31 Aparatur Diuji Hadapi Ancaman Siber

Bengkalis

Pemimpin Negeri Ziarah ke Makam Dara Sembilan, Makam Bersejarah yang Jadi Situs Budaya

badge-check


					Pemimpin Negeri Ziarah ke Makam Dara Sembilan, Makam Bersejarah yang Jadi Situs Budaya Perbesar

BENGKALIS – Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso bersama Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan berziarah ke Makam Dara Sembilan. Kamis, 31 Juli 2025.

Makam Dara Sembilan merupakan makam bersejarah yang menjadi situs budaya, terletak di Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis. 

Ziarah makam ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Jadi ke-513 Bengkalis yang diperingati tanggal 30 Juli setiap tahunnya. 

Tiba di area makam pukul 9.30 WIB, rombongan Wabup disambut masyarakat setempat, kemudian mendengarkan penjelasan sejarah singkat Makam Dara Sembilan, dilanjutkan do’a dan diakhiri tabur bunga.

Saat ziarah ini Wabup didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Johansyah Syafri dan Kepala Kantor Kemenag Bengkalis Khaidir.

Berikut sejarah singkat Makam Dara Sembilan. Pulau Bengkalis sejak dahulu telah memiliki tatanan pemerintahan, namun masih dalam bentuk perbatinan, salah satunya Batin Senggoro.

Kala itu Perbatinan Senggoro dijadikan pusat pemerintahan, lokasinya terletak tidak jauh dari lokasi makam dan diberi nama Parit Rentang.

Perbatinan Senggoro dipimpin oleh Batin Hitam. Untuk mempertahankan daerahnya dibangun benteng yang diberi nama Benteng Batin Hitam.

Benteng ini dilengkapi dengan meriam yang siap ditembakkan terhadap lanun yang mengganggu ketentraman kampung Bengkalis.

Sedangkan kuburan Dara Sembilan merupakan benteng khusus, tempat persembunyian untuk melindungi para dara jelita kampung Bengkalis dari serangan lanun yang suka menculik gadis.

Batin Hitam membangun benteng tersebut, letaknya kurang lebih 75 meter dari benteng Batin Hitam, yang dikenal dengan Makam Dara Sembilan.

Kematian Dara Sembilan itu itu bermula, ketika terjadi kerusuhan yang dilakukan oleh Portugis dan lanun.

Sembilan anak dara disembunyikan dalam benteng, kunci rahasianya berada di bagian luar. Sedangkan, juru kuncinya ikut melakukan peperangan.

Akibat serangan dahsyat antara Portugis dan lanun, benteng itu roboh menutupi tempat kunci rahasia. Menyebabkan dara terkubur dan meninggal.

Sembilan dara yang meninggal dalam benteng tersebut adalah, Mayang Sari, Cempaka, Aisyah, Rubaiyah, Samsidar, Zainun, Kamariah, Siti Hawa dan Zubaidah.#DISKOMINFOTIK

(diskominfotik/joekro)

Baca Lainnya

Kapolda Riau Janji Usut Tuntas Kasus Pemalsuan Tanda Tangan H Sopian HAS di Rokan Hilir

6 September 2026 - 13:18 WIB

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H / 2026 M Digelar Meriah di Masjid Al-Kiram Sungai Pakning  

6 September 2026 - 12:51 WIB

Jelang Menempati Masjid Baru, Pengurus Masjid Besar Al-Huda Laksanakan Gotong Royong

6 September 2026 - 10:47 WIB

Semarak Kemerdekaan RI ke-81, Dusun Cempaka Gelar Turnamen Mini Soccer Junior Kadus Cup III

3 September 2026 - 22:21 WIB

Data Pemerintah Rohil Jadi Sorotan, 31 Aparatur Diuji Hadapi Ancaman Siber

3 September 2026 - 13:07 WIB

Data Pemerintah Rohil Jadi Sorotan, 31 Aparatur Diuji Hadapi Ancaman Siber
Trending di Berita