Fraksi PDIP Rohil sampaikan pandangan Umum Terhadap Ranperda Tentang pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 Rapat paripurna DPRD Rohil Dalam Rangka pandangan umum Fraksi – Fraksi Atas Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025 Rapat Paripurna DPRD Rohil Dalam Rangka Penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 Oleh Bupati Pemerintah Kelurahan Bersama UPT Puskesmas Sungai Pakning Gelar Cek Kesehatan Gratis Datang di Jumat Berkah, Wapres Gibran Serap Aspirasi Masyarakat Rohil, M.Maliki Beri Apresiasi BRI Bagansiapiapi Dorong UMKM Gunakan QRIS, Wujudkan Ekonomi Digital Riau

Bengkalis

Pemimpin Negeri Ziarah ke Makam Dara Sembilan, Makam Bersejarah yang Jadi Situs Budaya

badge-check
facebook sharing button
twitter sharing button
whatsapp sharing button
line sharing button

BERITAPOJOK.COM/BENGKALIS – Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso bersama Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan berziarah ke Makam Dara Sembilan. Kamis, 31 Juli 2025.

Makam Dara Sembilan merupakan makam bersejarah yang menjadi situs budaya, terletak di Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis.

Ziarah makam ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Jadi ke-513 Bengkalis yang diperingati tanggal 30 Juli setiap tahunnya.

Tiba di area makam pukul 9.30 WIB, rombongan Wabup disambut masyarakat setempat, kemudian mendengarkan penjelasan sejarah singkat Makam Dara Sembilan, dilanjutkan do’a dan diakhiri tabur bunga.

Saat ziarah ini Wabup didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Johansyah Syafri dan Kepala Kantor Kemenag Bengkalis Khaidir.

Berikut sejarah singkat Makam Dara Sembilan. Pulau Bengkalis sejak dahulu telah memiliki tatanan pemerintahan, namun masih dalam bentuk perbatinan, salah satunya Batin Senggoro.

Kala itu Perbatinan Senggoro dijadikan pusat pemerintahan, lokasinya terletak tidak jauh dari lokasi makam dan diberi nama Parit Rentang.

Perbatinan Senggoro dipimpin oleh Batin Hitam. Untuk mempertahankan daerahnya dibangun benteng yang diberi nama Benteng Batin Hitam.

Benteng ini dilengkapi dengan meriam yang siap ditembakkan terhadap lanun yang mengganggu ketentraman kampung Bengkalis.

Sedangkan kuburan Dara Sembilan merupakan benteng khusus, tempat persembunyian untuk melindungi para dara jelita kampung Bengkalis dari serangan lanun yang suka menculik gadis.

Batin Hitam membangun benteng tersebut, letaknya kurang lebih 75 meter dari benteng Batin Hitam, yang dikenal dengan Makam Dara Sembilan.

Kematian Dara Sembilan itu itu bermula, ketika terjadi kerusuhan yang dilakukan oleh Portugis dan lanun.

Sembilan anak dara disembunyikan dalam benteng, kunci rahasianya berada di bagian luar. Sedangkan, juru kuncinya ikut melakukan peperangan.

Akibat serangan dahsyat antara Portugis dan lanun, benteng itu roboh menutupi tempat kunci rahasia. Menyebabkan dara terkubur dan meninggal.

Sembilan dara yang meninggal dalam benteng tersebut adalah, Mayang Sari, Cempaka, Aisyah, Rubaiyah, Samsidar, Zainun, Kamariah, Siti Hawa dan Zubaidah.#INF/JK#

Baca Lainnya

Pemerintah Kelurahan Bersama UPT Puskesmas Sungai Pakning Gelar Cek Kesehatan Gratis

20 Juli 2026 - 21:01 WIB

Bupati Bengkalis Raih Penghargaan Pengelolaan JDIHN Terbaik Kedua Tingkat Provinsi Riau

8 Juli 2026 - 17:28 WIB

Bengkalis Durian Fest 2026, Wujud Nyata

8 Juli 2026 - 11:27 WIB

27 Peserta Kafilah Bengkalis Tampil di Hari Pertama MTQ ke-44 Riau

30 Juni 2026 - 04:32 WIB

30 Peserta Kafilah Bengkalis Siap Berlomba pada Hari Kedua MTQ ke-44 Provinsi Riau

29 Juni 2026 - 22:31 WIB

Trending di Bengkalis