Bupati Kasmarni Sambut Kajati Riau dengan Prosesi Adat Melayu, Teguhkan Jati Diri Negeri Junjungan Sarman Syahroni Dilantik Bupati Rohil H.Bistamam Sebagai Sekda Turnamen Futsal TUFFU CUP I Resmi Dibuka, 33 Tim dari Tiga Kecamatan Bersaing di Bukit Batu Terkait penundaan Pilpeng Tahun 2026, Calon Penghulu 6 Desa Rapat Dengan Komisi A DPRD Rokan Hilir BPKAD Kabupaten Rokan Hilir Terapkan Sistem SP2D Online Peduli Program pembinaan di Lapas, BRI Cabang Bagansiapiapi Berikan Bantuan 9 Unit mesin Jahit

Bengkalis

Pastikan Kelompok Marginal Teluk Pambang Dilibatkan dalam Kegiatan Restorasi Mangrove, Tim ASEAN-UK FACT Interview Aktivitas Harian Warlok

badge-check


					Pastikan Kelompok Marginal Teluk Pambang Dilibatkan dalam Kegiatan Restorasi Mangrove, Tim ASEAN-UK FACT Interview Aktivitas Harian Warlok Perbesar

BENGKALIS – Guna memastikan kelompok Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial (GEDSI) telah dilibatkan dalam setiap kegiatan perlindungan dan restorasi mangrove di wilayah Desa Teluk Pambang, Kembung Luar, dan Kembung Baru, Tim ASEAN-UK Green Transition Fund (GTF) melakukan interview serta menggali informasi aktivitas harian warga lokal (warlok), Kamis 12 Februari 2026, di LPHD Desa Teluk Pambang.

Kegiatan ini diikuti masyarakat lokal yang dibagi dua kelompok, melibatkan masyarakat suku asli dan disabilitas sebagai narasumber yang bercerita tentang aktifitas harian yang mereka lakukan.

Setiap kelompok diminta untuk menggambar berbagai kegiatan yang diamati atau yang dilakukan, kemudian masing-masing kelompok diminta untuk menceritakan hasil yang digambarkan.

Pada kesempatan itu, Mariski Nirwan, Manajer Senior Ketahanan Kawasan Pesisir YKAN, menjelaskan bahwa kegiatan hari ini merupakan rangkaian terakhir kegiatan kunjungan Tim ASEAN-UK Green Transition Fund (GTF) yang dilakukan di Desa Teluk Pambang.

Mariski berharap masyarakat marginal Desa Teluk Pambang benar-benar dapat berpartisipasi dalam menyampaikan informasi sekaligus menceritakan keadaan yang sebenarnya. Data yang disampaikan tersebut dapat digunakan sebagai bahan sharing antar-negara ASEAN.

Mariski mengatakan, penerapan prinsip GEDSI dalam proyek penjagaan dan restorasi mangrove sangat penting untuk memastikan keberlanjutan lingkungan dan keadilan sosial.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa partisipasi kelompok rentan dan disabilitas dalam proyek harus mencakup pengumpulan data inklusi disabilitas dan gender untuk memastikan kelompok rentan terlibat aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan.

“Menjaga mangrove adalah tentang keadilan sosial sekaligus pemulihan alam. Di mana setiap suara termasuk perempuan, penyandang disabilitas, dan kelompok terpinggirkan harus didengar dan dilibatkan,”ujarnya.

Sementara itu perwakilan Wahana Riset Indonesia (WRI) Mila Rizqiani, mengatakan setiap proyek mangrove harus mengintegrasikan GEDSI, guna memastikan manfaat restorasi, seperti peningkatan ekonomi dan perlindungan pesisir, dirasakan oleh semua warga, bukan hanya kelompok dominan.

Pendekatan partisipatif tim proyek wajib mencari masukan dari semua kelompok, termasuk perempuan dan minoritas, selama tahap perencanaan hingga pengawasan. Ini menciptakan rasa memiliki komunitas terhadap hutan mangrove yang dijaga.

Selanjutnya Gabrielle Malcolm, dari Southeast Asia Climate and Nature-based Solutions (SCeNe) Coalition, mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas partisipasinya dalam kegiatan yang dilakukan tim koalisi selama tiga hari di Desa Teluk Pambang. Kemudian acara di LPHD Desa Teluk Pambang ditutup dengan foto bersama.

Turut hadir kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Teluk Pambang, Kecamatan Bantan, LPHD Desa Teluk Pambang, masyarakat lokal Desa Teluk Pambang, rombongan dari Wahana Riset Indonesia (WRI), yaitu Mila Rizqiani, Sarah Silitonga, Zayyan (Muhammad Afwani), dan Stella Hutagalung), ABL (Arief Firmansyah dan Mutia Rahma Apriani), dan YKAN (Aji Wahyu Anggoro, Topik Hidayat, dan Syidik Fahmi).

Pada hari kelima, tim melakukan diskusi penyempurnaan hasil data yang telah dilakukan selama kunjungan lapangan di Desa Teluk Pambang, di Hotel Twin Bengkalis, Jum’at (13/2).

Diskusi akhir ini tim memastikan bahwa semua data yang menjadi target telah terkumpul dengan baik dan sempurna. #DISKOMINFOTIK.

(diskominfotik/joekro)

Baca Lainnya

Bupati Kasmarni Sambut Kajati Riau dengan Prosesi Adat Melayu, Teguhkan Jati Diri Negeri Junjungan

21 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Turnamen Futsal TUFFU CUP I Resmi Dibuka, 33 Tim dari Tiga Kecamatan Bersaing di Bukit Batu

16 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Koperasi Bersama Sejahtera Madani Sukses Gelar RAT Tahun Buku 2025

22 September 2026 - 22:39 WIB

FC Temiang Raih Juara II Camat Bukit Batu Cup III 2026, Tampil Gemilang di Partai Final

13 September 2026 - 22:56 WIB

Implementasikan Permendagri, Kesbangpol Rohil dan FKDM Kolaborasi Jalankan Aplikasi SINDRA di Kecamatan Bangko

10 September 2026 - 11:55 WIB

Implementasikan Permendagri, Kesbangpol Rohil dan FKDM Kolaborasi Jalankan Aplikasi SINDRA di Kecamatan Bangko
Trending di Berita