BENGKALIS – Pasca-banjir yang sempat merendam sejumlah kawasan pertanian di Kabupaten Bengkalis, upaya pemulihan sektor ketahanan pangan terus dilakukan. Salah satunya melalui keterlibatan aktif Bhabinkamtibmas Polsek Bengkalis dalam mengawal pemulihan tanaman jagung pipil milik petani di Desa Ketam Putih, Kecamatan Bengkalis. Jumat 22 Mei 2026.
Pemantauan intensif dan pendampingan di lapangan dilakukan guna memastikan tanaman jagung pipil yang terdampak genangan air dapat kembali tumbuh optimal. Langkah tersebut juga menjadi bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan masyarakat pasca-bencana.

Kapolsek Bengkalis, Hendro Wahyudi menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen mendampingi masyarakat, khususnya para petani, agar aktivitas pertanian dapat kembali berjalan normal.
“Kami berkomitmen penuh untuk mengawal proses pemulihan ini. Kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga kondusifitas kamtibmas, tetapi juga memastikan roda perekonomian dan ketahanan pangan warga Desa Ketam Putih segera bangkit pasca-bencana,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Bhabinkamtibmas tidak hanya melakukan pemantauan keamanan wilayah, tetapi juga turun langsung berdialog bersama para petani guna mengetahui kondisi tanaman dan dampak kerusakan akibat banjir.

Pendampingan dilakukan secara sinergis bersama penyuluh pertanian setempat agar proses pemulihan dapat berjalan maksimal.
Kehadiran personel kepolisian di tengah aktivitas pertanian tersebut mendapat apresiasi dari kelompok tani Desa Ketam Putih. Dukungan moril yang diberikan dinilai mampu membangkitkan semangat para petani setelah terdampak cuaca ekstrem dan banjir beberapa waktu lalu.
Melalui pemantauan dan pendampingan yang dilakukan secara berkala, diharapkan masa panen jagung pipil di Desa Ketam Putih dapat terselamatkan serta mampu menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Kecamatan Bengkalis.#DISKOMINFOTIK


(diskominfotik/joekro)










