Diskominfotik Bengkalis Gelar Sosialisasi di SDN 46, Wujud Dukung KLA Formadiksi KIP-K Polbeng Gelar Upgrading Kepengurusan 2026 Dugaan SPPD Fiktif di Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Pesisir Selatan UKM Jurnalistik Polbeng Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar di UNRI Bupati Kasmarni Tekankan Semangat Gotong Royong saat Membuka TMMD ke-128 di Pinggir Pemkab Bengkalis Optimis Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Pangan Aman 2026, Capai Standar Target

Berita

Legislator Kecam Oknum TNI Yang Terlibat Kematian Handi-Salsabila

badge-check


					Legislator Kecam Oknum TNI Yang Terlibat Kematian Handi-Salsabila (Wisma Putra/detikcom) Perbesar

Legislator Kecam Oknum TNI Yang Terlibat Kematian Handi-Salsabila (Wisma Putra/detikcom)

Beritapojok.com- Legislator kecam tiga oknum TNI yang terlibat dalam kematian Handi Saputra (18) dan Salsabila (14).

Rizki Natakusumah sebagai anggota Komisi I DPR RI meminta oknum TNI yang terlibat kematian Handi dan Salsa di hukum seadil-adilnya.

“Tindakan keji yang di lakukan pelaku terhadap korban Handi dan Salsa harus di hukum secara adil. Keluarga yang di tinggalkan harus juga di beri rasa keadilan,” kata Rizki kepada wartawan, Jumat (24/12/2021) di kutip dari DetikCom.

Ia juga meminta kasus keterlibatan tiga oknum TNI ini di usut hingga tuntas. Rizki akan memastikan mengawasi kasus tersebut.

“Oleh sebab itu, kami mendorong agar Pomdam III Siliwangi bekerja sebaik-baiknya. Usut tuntas apa motif yang di lakukan oleh pelaku. Kita pastikan akan tunggu dan awasi terus penyelidikan dan penyidikannya agar di lakukan dengan benar,” ucapnya.

Selain itu, dia berpesan kepada KSAD untuk melakukan pembinaan. Rizki prihatin terhadap korban dan keluarga.

“Kami juga mendorong KSAD, selaku yang berwenang dalam mengatur pembinaan kekuatan serta administrasi di lingkungan Angkatan Darat, untuk memperhatikan kasus Handi dan Salsa ini secara serius,” ujarnya.

“Yang pasti, kami turut prihatin terhadap korban dan keluarga yang di tinggalkan. Pelaku yang di duga bagian dari TNI AD ini harus bertanggung jawab atas tindakan keji yang telah di lakukannya,” imbuh Rizki.

Usut Oknum TNI Yang Terlibat

Terpisah, anggota Komisi I DPR lainnya, Bobby Adhityo Rizaldi, menilai perlunya kerja sama TNI-Polri dalam menangani kasus ini. Bobby meminta agar semua bukti-bukti yang ada di dalami.

“Ya ini harus di usut tuntas karena sangat keji bila memang benar. Tentu perlu kerja sama institusi Polri dan TNI agar kasus ini segera terungkap dan bisa di selesaikan,” kata Bobby kepada wartawan, Jumat (24/12).

“Semua fakta perlu di dalami agar tidak terjadi fitnah, dan petunjuk permulaan dari Kapendam III Siliwangi, harus di tindaklanjuti oleh internal TNI AD,” imbuhnya.

Ketua Komisi I DPR Muetya Hafid pun meminta agar penyelidikan kasus oknum TNI yang terlibat di usut secara transparan. Dia pun berharap kasus ini di selidiki tuntas.

“Jika ada arah temuan ke sana, wajib usut tuntas. Serta Polisi Militer harus transparan terbuka tidak melindungi anggota. Agar kepercayaan masyarakat yang saat ini kepada TNI tidak tercederai,” tuturnya.

Untuk diketahui, Kapendam III Siliwangi Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto mengungkapkan dugaan keterlibatan oknum TNI AD dalam kasus kematian Handi dan Salsa. Ciri-ciri oknum TNI AD tersebut juga telah di kantongi.

“(Ciri-ciri) sudah ada, terlihat (seperti anggota TNI). Soalnya, kan dia kepalanya cepak. Itu aja yang bisa kita lihat,” sebut Arie saat dihubungi, Jumat (24/12).

Tiga oknum TNI AD tersebut di duga adalah pelaku yang berada di mobil penabrak Handi dan Salsa, yang kemudian membuang sejoli itu ke sungai. Kini pihak TNI bersama aparat penegak hukum terkait sedang memburu oknum TNI AD tersebut.

Sebelumnya, sebuah mobil ditumpangi tiga pria menabrak Handi dan Salsa di Nagreg, Kabupaten Bandung, Rabu (8/12) sore. Mereka mengangkut dan membawa tubuh Handi-Salsa ke dalam mobil bercat hitam itu.

Pemobil langsung tancap gas ke arah Limbangan dengan alasan akan membawa sejoli tersebut ke rumah sakit. Saksi mengungkapkan ciri-ciri tiga pria itu berbadan tegap.

Beberapa hari kemudian, mayat Handi-Salsa ditemukan di Sungai Serayu, Jawa Tengah. Pelaku di duga kuat sengaja membuang tubuh sejoli tersebut. *

Baca Lainnya

Diskominfotik Bengkalis Gelar Sosialisasi di SDN 46, Wujud Dukung KLA

24 April 2026 - 17:01 WIB

Formadiksi KIP-K Polbeng Gelar Upgrading Kepengurusan 2026

23 April 2026 - 16:56 WIB

Dugaan SPPD Fiktif di Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Pesisir Selatan

23 April 2026 - 16:17 WIB

UKM Jurnalistik Polbeng Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar di UNRI

23 April 2026 - 10:55 WIB

Bupati Kasmarni Tekankan Semangat Gotong Royong saat Membuka TMMD ke-128 di Pinggir

23 April 2026 - 04:54 WIB

Trending di Bengkalis