Dinkes Bengkalis Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca Tak Menentu, Risiko Penyakit Meningkat Bupati Kasmarni Buka Asistensi IEPK 2026, Perkuat Komitmen Pemerintahan Bersih dan Berintegritas Tak Menunggu Esok, Camat dan Stakeholder Bandar Laksamana Gerak Cepat Tangani Korban Puting Beliung Camat Bandar Laksamana Pimpin Rapat Darurat Atas Rusaknya Gedung SMPN 1 Akibat Terjangan Puting Beliung Kapolsek Bukit Batu Kunjungi Ladang Cabai di Desa Pangkalan Jambi LAMR Bengkalis Terima Kunjungan Mahasiswa MKWK Polbeng, Bahas Pelestarian Permainan Rakyat Melayu

Bengkalis

Dinkes Bengkalis Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca Tak Menentu, Risiko Penyakit Meningkat

badge-check


					Dinkes Bengkalis Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca Tak Menentu, Risiko Penyakit Meningkat Perbesar

BENGKALIS – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu, yang ditandai dengan hujan diselingi panas terik dalam beberapa waktu terakhir. Perubahan cuaca ekstrem tersebut dinilai berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis Ermanto, SKM, MKM melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian (P2P), Irawadi, SKM, MPH mengingatkan bahwa cuaca hujan dan panas bergantian dapat memicu berbagai penyakit, seperti influenza, demam, batuk pilek, diare, hingga penyakit yang ditularkan melalui nyamuk seperti Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Perubahan cuaca yang cepat membuat daya tahan tubuh menurun. Kami mengimbau masyarakat agar lebih menjaga kesehatan, memperhatikan kebersihan lingkungan, dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” ujarnya, Senin 8 Juni 2026.

Dinkes Bengkalis juga mengingatkan pentingnya menjaga asupan gizi seimbang, memperbanyak konsumsi air putih, serta beristirahat yang cukup guna menjaga daya tahan tubuh tetap optimal. Selain itu, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit yang berkelanjutan.

Tak hanya itu, upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan juga menjadi perhatian. Masyarakat diimbau rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), menguras tempat penampungan air, menutup wadah air, serta mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk.

“Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan. Dengan langkah pencegahan sederhana, kita bisa meminimalisir risiko penyakit di tengah cuaca yang tidak menentu ini,” tambahnya.

Dinkes Bengkalis memastikan seluruh Puskesmas dan fasilitas layanan kesehatan tetap siaga memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mengintensifkan edukasi kesehatan sebagai langkah antisipasi menghadapi dampak perubahan cuaca.

Berdasarkan pantauan, perkembangan kasus DBD di Kabupaten Bengkalis periode Januari hingga Mei 2026 total kasus sebanyak 349 orang. Dimana  kasus tertinggi ada di Kecamatan Bengkalis yaitu sebanyak 110 kasus, kemudian Kecamatan Mandau 67 kasus, Kecamatan Bantan 43 kasus, Kecamatan Bathin Solapan 39 kasus, Kecamatan Rupat 29 kasus, Kecamatan Siak Kecil 21 kasus dan Kecamatan Bukit Batu 18 kasus.

(diskominfotik/joekro)

Baca Lainnya

Bupati Kasmarni Buka Asistensi IEPK 2026, Perkuat Komitmen Pemerintahan Bersih dan Berintegritas

8 Juni 2026 - 14:48 WIB

Tak Menunggu Esok, Camat dan Stakeholder Bandar Laksamana Gerak Cepat Tangani Korban Puting Beliung

8 Juni 2026 - 08:47 WIB

Camat Bandar Laksamana Pimpin Rapat Darurat Atas Rusaknya Gedung SMPN 1 Akibat Terjangan Puting Beliung

7 Juni 2026 - 19:37 WIB

Kapolsek Bukit Batu Kunjungi Ladang Cabai di Desa Pangkalan Jambi

7 Juni 2026 - 16:59 WIB

LAMR Bengkalis Terima Kunjungan Mahasiswa MKWK Polbeng, Bahas Pelestarian Permainan Rakyat Melayu

6 Juni 2026 - 14:40 WIB

Trending di Bengkalis