Keterbukaan Informasi Publik di KSOP Dumai Dipertanyakan Rapat Paripurna DPRD Dalam Rangka penyampaian Atas usulan Ranperda Tentang Rokan Hilir Hijau Oleh Bapemperda Rapat Paripurna DPRD Rohil Dalam Rangka Penyampaian Laporan Pelaksanaan Reses Masa sidang II 2026 Rapat paripurna DPRD Rohil Dalam Rangka Masa Persidangan III Tahun 2026 WIRID Pengajian Keliling Bermasa Digelar Empat Hari, Sekcam Bukit Batu Ajak Masyarakat Perkuat Keimanan dan Silaturahmi Peringati Maulid Nabi SAW, Pengurus dan Jamaah Masjid Al Huda Lingkungan Gawar-gawar Perkuat Ukhuwah Islamiyah

Berita

Dari Sekolah Terpencil hingga Beasiswa Merata

badge-check


					Dari Sekolah Terpencil hingga Beasiswa Merata Perbesar

Rokan Hilir – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir di bawah kepemimpinan Bupati H. Bistamam menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi prioritas utama dalam arah kebijakan pembangunan daerah. Melalui pendekatan yang komprehensif, meliputi infrastruktur, peningkatan kualitas tenaga pendidik, hingga distribusi beasiswa. Pemkab Rohil berupaya membangun fondasi sumber daya manusia yang tangguh dan berdaya saing.

 

“Pembangunan sekolah tidak bisa hanya fokus pada fisik semata. Kesiapan tenaga pendidik dan kurikulum yang adaptif juga harus dipastikan. Tanpa SDM yang kuat, sekolah hanya menjadi bangunan kosong,” ujar Bupati Bistamam, Kamis (8/5/2025).

 

Penegasan itu disampaikan Bupati menyikapi masih adanya ketimpangan akses pendidikan, terutama di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) seperti Pasir Limau Kapas, Sinaboi, dan Pujud. Pemerintah daerah, kata dia, tidak hanya mengandalkan APBD, tetapi juga aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat untuk mendukung revitalisasi pendidikan.

 

Salah satu contohnya, Pemkab Rohil telah mengajukan pembangunan SD Negeri 014 Pasir Limau Kapas ke Komisi X DPR RI, dan mendapat respon positif. Program ini menjadi percontohan bagi percepatan perbaikan sekolah-sekolah di wilayah terpencil.

 

Tak hanya pembangunan fisik, Bupati Bistamam juga menyoroti pentingnya intervensi afirmatif seperti Program Indonesia Pintar (PIP). Ia memastikan bahwa hampir seluruh pelajar dari keluarga kurang mampu di kecamatan seperti Bangko, Palika, dan Air Hitam telah tercakup dalam program tersebut.

 

“Pemerintah harus hadir di setiap lini. Beasiswa bukan hanya bantuan biaya, tetapi bentuk komitmen negara untuk membuka jalan masa depan anak-anak kita,” tambahnya.

 

Untuk menjamin program berjalan efektif dan tepat sasaran, Pemkab Rohil melalui Dinas Pendidikan rutin melakukan pemetaan kebutuhan sekolah berdasarkan data faktual. Bupati juga mendorong agar penentuan prioritas bantuan mengacu pada skala urgensi dan keadilan distribusi.

 

“Saya tidak ingin ada kebijakan berdasarkan asumsi. Semuanya harus berbasis data. Yang paling membutuhkan, itulah yang didahulukan. Dan saya harapkan DPRD juga satu langkah dalam memastikan hal ini berjalan ideal,” tegas Bupati.

 

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para pendidik yang tetap bersemangat meski menghadapi keterbatasan. Menurutnya, pendidikan yang maju hanya bisa tercapai melalui kerja kolektif yang konsisten dan berkelanjutan.

 

“Guru adalah ujung tombak pendidikan. Dukungan terhadap mereka adalah investasi jangka panjang untuk masa depan daerah,” pungkasnya.

Sumber:Diskominfotik Rohil

Baca Lainnya

Keterbukaan Informasi Publik di KSOP Dumai Dipertanyakan

2 September 2026 - 21:00 WIB

Keterbukaan Informasi Publik di KSOP Dumai Dipertanyakan

Warga Dumai Kecewa dengan Sistem ETLE Satlantas Polres Dumai

6 Agustus 2026 - 17:52 WIB

Warga Dumai Kecewa dengan Sistem ETLE Satlantas Polres Dumai

MBG di SMAN 2 Dumai Jadi Sorotan

6 Agustus 2026 - 12:48 WIB

MBG di SMAN 2 Dumai Jadi Sorotan

Reses Kaderismanto di Kelurahan Sungai Pakning Disambut Dengan Meriah

3 Agustus 2026 - 12:10 WIB

Ada Penyambungan Jalan, Jalur Keluar Tol di Pekanbaru Dialihkan

31 Juli 2026 - 16:34 WIB

Ada Penyambungan Jalan, Jalur Keluar Tol di Pekanbaru Dialihkan
Trending di Berita