DPRD Gelar Rapat Paripurna penyampaian Jawaban pembentukan Perda Atas pandangan Fraksi-Fraksi Terhadap Usulan Ranperda Rokan Hilir Hijau Data Pemerintah Rohil Jadi Sorotan, 31 Aparatur Diuji Hadapi Ancaman Siber Keterbukaan Informasi Publik di KSOP Dumai Dipertanyakan Rapat Paripurna DPRD Dalam Rangka penyampaian Atas usulan Ranperda Tentang Rokan Hilir Hijau Oleh Bapemperda Rapat Paripurna DPRD Rohil Dalam Rangka Penyampaian Laporan Pelaksanaan Reses Masa sidang II 2026 Rapat paripurna DPRD Rohil Dalam Rangka Masa Persidangan III Tahun 2026

Berita

Bandel, PT Kreasijaya Adhikarya Tak Laporkan Tumpahan Minyak

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

DUMAI- Tampaknya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Dumai kali ini tak dianggap keberadaannya, pasalnya PT Kreasijaya Adhikarya tidak melaporkan kejadian tumpahan minyak jenis turunan cruide oil palm (CPO).

Demikian dikatakan salah seorang tokoh pemuda Kota Dumai, Bayu kepada awak media ini, Selasa (9/11).

“Tak dianggap keberadaannya (DLH Dumai, red), itu sangat disesalkan, kejadian yang diduga dapat mencemari lingkungan tersebut seharusnya dilaporkan dengan cepat, bukan malah mendiamkan,” tegasnya.

Parahnya lagi, lanjut Bayu, DLH Dumai malah mendapatkan info dari pihak Kepolisian, bukan dari perusahaan, dan itu setelah beberapa jam usai kejadian.

Di sisi lain, Kepala Bidang IV pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Dumai, Anton Dharma mengatakan pihaknya sudah turun ke lokasi usai mendapatkan informasi dari pihak kepolisian.

“Saya dapat informasi dari pihak kepolisian soal tumpahan minyak turunan CPO tersebut. Saya langsung turun ke lapangan bersama tim mengambil sampel,” jelasnya.

Dikatakan Anton, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB kemarin, dan pihaknya kaget mendapat informasi dari pihak kepolisian, bukan dari perusahaan.

“Kejadiannya malam tadi (8/11). Kami malah dari informasi dari pihak kepolisian. Saya kaget, karena perusahaan tidak melaporkan kejadian tumpahan minyak ini,” ujar Anton.

Pihaknya sangat menyayangkan pihak perusahaan PT Kreasijaya Adhikarya tidak melaporkan peritiwa tumpahan minyak tersebut. Namun pihaknya sudah mengambil keterangan perusahaan.

“Kita sudah minta keterangan dari perwakilan perusahaan untuk masalah tumpahan minyak turunan CPO tersebut. Kita juga sudah mengambil sampel lingkungan dari peristiwa ini,” jelasnya.

Pihak perusahaan hingga berita ini di turunkan belum memberikan keterangan kepada awak media. Meski konfirmasi melalui telepon sudah di lakukan melalui pejabat di perusahaan tersebut.

Informasi lainnya yang berhasil dikumpulkan, pada saat loading dilakukan, oil bomb tidak terpasang, padahal SOP untuk melakukan kegiatan loading tersebut seharusnya wajih menggunakan oil bomb. *

Baca Lainnya

Data Pemerintah Rohil Jadi Sorotan, 31 Aparatur Diuji Hadapi Ancaman Siber

3 September 2026 - 13:07 WIB

Data Pemerintah Rohil Jadi Sorotan, 31 Aparatur Diuji Hadapi Ancaman Siber

Keterbukaan Informasi Publik di KSOP Dumai Dipertanyakan

2 September 2026 - 21:00 WIB

Keterbukaan Informasi Publik di KSOP Dumai Dipertanyakan

Pemkab Rokan Hilir Evaluasi Penerapan Presensi dan SiPresisi, Perkuat Disiplin ASN

1 September 2026 - 16:24 WIB

558 Presensi Pegawai Rohil Terdeteksi Pakai Fake GPS dan Fake Image, Ada Peringatan Keras

558 Presensi Pegawai Rohil Terdeteksi Pakai Fake GPS dan Fake Image, Ada Peringatan Keras

1 September 2026 - 16:24 WIB

558 Presensi Pegawai Rohil Terdeteksi Pakai Fake GPS dan Fake Image, Ada Peringatan Keras

Respons Cepat Kenaikan Harga Ayam, Sesuai Arahan Bupati H. Bistamam Sekda Rohil Fauzi Efrizal Pimpin Rapat TPID dan Sidak Pasar Tradisional

28 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Respons Cepat Kenaikan Harga Ayam, Sesuai Arahan Bupati H. Bistamam Sekda Rohil Fauzi Efrizal Pimpin Rapat TPID dan Sidak Pasar Tradisional
Trending di Berita