Beranda Berita Adanya BLT Pada Masyarakat, Kepala Desa Sungai Intan Inhil Ahmad Ependi Ucapkan...

Adanya BLT Pada Masyarakat, Kepala Desa Sungai Intan Inhil Ahmad Ependi Ucapkan Terimakasih

TEMBILAHAN, Beritapojok.com – Ratusan warga yang mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah pusat memadati kantor Desa Sungai Intan Kecamatan Tembilahn Hulu, Inhil, Jumat lalu.

Masyarakat tetap menjalankan standar protokol kesehatan minimal jaga jarak 2 meter berjajar, hal ini di sampaikan kepala desa Sungai Intan Ahmad Ependi di kantor nya.

Antusiasnya masyarakat dan gembiranya masyarakat terlihat dari datangnya lebih awal yaitu jam 5.30 sudah hadir untuk mengambil haknya masing masing.

Kepala desa mengungkapkan kepada awak media, dimana masyarakat yang tadinya dapat bantuan PKH maka tidak berhak lagi mendapatkan BLT.

Berdasarkan pantauan media di lapangan, masayarakat sangat bersyukur karna uang yang didapat dari BLT sebesar Rp600 ribu sangat membantu perekonomiannya pada masa ini dan Warga pun rela menunggu lama untuk mendapatkan panggilan dari petugas guna mencairkan bantuan tersebut.

“Ya buat kebutuhan sehari-hari, untuk makan, sama buat belanja baju anak-anak buat lebaran. Dapatnya Rp600 ribu,” kata salah seorang warga desa Sungai Intan yang menerima BLT.

Baca juga:   Terima Kunjungan Pengurus Koperasi Harmony Berkah Mandiri, H. Syamsuddin Uti: Siap Membantu dan Mendorong Koperasi Yang Sehat

Di lokasi, aparat baik dari pihak kepolisian yaitu BABIN KANTIBMAS desa Sungai Intan, BABINSA, aparat desa Kadus dan pihak kesehatan dihadirkan untuk mengantisipasi takutnya terjadi hal hal yang tidak diinginkan dalam suasana covid 19 dan juga dihadiri angota petugas Satgas Covid 19.

Menurut Kepala Desa Sungai Intan Ahmad Ependi, alhamdulillah semua berjalan lancar tidak ada hambatan sama sekali dan  berterimakasih kepada panitia yang sudah menjalankan sesuai protokol kesehatan, serta kepada pihak kepolisian dan TNI.

“Saya berharap bulan depan akan berjalan kondusip dan sesuai prosedur kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Tdak ada yang namanya berdesakan, saling dorang. Semua harus sukses seperti sekarang ini,” tutur Kepala Desa Ahmad Ependi.(ted/marbun)