BRI Bagansiapiapi Dorong UMKM Gunakan QRIS, Wujudkan Ekonomi Digital Riau Apical Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis bagi Masyarakat Sungai Sembilan Bupati Bengkalis Raih Penghargaan Pengelolaan JDIHN Terbaik Kedua Tingkat Provinsi Riau Bengkalis Durian Fest 2026, Wujud Nyata 27 Peserta Kafilah Bengkalis Tampil di Hari Pertama MTQ ke-44 Riau 30 Peserta Kafilah Bengkalis Siap Berlomba pada Hari Kedua MTQ ke-44 Provinsi Riau

Bengkalis

Perkuat Rantai Dingin, Diskan Bengkalis Bina Pelaku Usaha Es Balok untuk Jaga Mutu Udang

badge-check


					Perkuat Rantai Dingin, Diskan Bengkalis Bina Pelaku Usaha Es Balok untuk Jaga Mutu Udang Perbesar

BENGKALIS – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Bengkalis terus berkomitmen meningkatkan kualitas komoditas perikanan daerah. 

Melalui Bidang Bina Mutu, Pengolahan, dan Pemasaran Hasil Perikanan, pembinaan intensif gencar dilakukan terhadap para pelaku usaha pendukung sektor perikanan, salah satunya produsen es balok.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis, Muhammad Azmir, melalui Kepala Bidang Bina Mutu, Pengolahan, dan Pemasaran Hasil Perikanan, Arie Pranata, baru-baru ini meninjau langsung CV Dingin Bersinar, sebuah perusahaan pembuatan es balok yang berlokasi di Desa Tameran, Kecamatan Bengkalis.

Arie Pranata menjelaskan bahwa pembinaan ini bertujuan utama untuk memastikan ketersediaan es yang higienis guna menjaga kesegaran udang hasil budidaya. Mengingat es merupakan komponen vital dalam industri perikanan, standarisasi kualitas menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

“Kami ingin memastikan agar es yang dihasilkan benar-benar aman digunakan sebagai bahan pangan. Pembinaan ini adalah kunci dalam memperkuat sistem rantai dingin (cold chain system) di sektor perikanan kita,” ujar Arie.

Dalam kegiatan tersebut, para pelaku usaha diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan ruang pendingin. 

Beberapa poin utama dalam pembinaan ini meliputi, pencegahan kontaminasi guna menjaga agar area produksi tidak terpapar bakteri maupun bahan kimia berbahaya.

Kemudian, manajemen kebersihan sebagai tandarisasi operasional dalam ruang pendingin agar es tetap dalam kondisi prima.

Kesemuanya bermuara terhadap mutu produk yang menjamin hasil es balok  memiliki ketahanan yang baik untuk mendinginkan komoditas dalam waktu lama.

Dengan es yang berkualitas dan bebas dari kontaminasi bakteri, mutu udang dapat terjaga dengan optimal sejak dari tambak hingga ke tangan konsumen atau pabrik pengolahan.

“Jika sistem rantai dingin ini berjalan dengan baik, maka hasil budidaya udang dari Bengkalis akan memiliki daya saing yang tinggi di pasaran, baik lokal maupun nasional,” pungkas Arie.

Langkah Dinas Perikanan ini diharapkan dapat mendorong para pelaku usaha di Kabupaten Bengkalis untuk lebih peduli terhadap aspek higienitas, demi kemajuan industri perikanan yang berkelanjutan.

(diskominfotik/joekro)

Baca Lainnya

BRI Bagansiapiapi Dorong UMKM Gunakan QRIS, Wujudkan Ekonomi Digital Riau

14 Juli 2026 - 11:19 WIB

Apical Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis bagi Masyarakat Sungai Sembilan

10 Juli 2026 - 12:48 WIB

Bupati Bengkalis Raih Penghargaan Pengelolaan JDIHN Terbaik Kedua Tingkat Provinsi Riau

8 Juli 2026 - 17:28 WIB

Bengkalis Durian Fest 2026, Wujud Nyata

8 Juli 2026 - 11:27 WIB

27 Peserta Kafilah Bengkalis Tampil di Hari Pertama MTQ ke-44 Riau

30 Juni 2026 - 04:32 WIB

Trending di Bengkalis