Diskominfotik Bengkalis Gelar Sosialisasi di SDN 46, Wujud Dukung KLA Formadiksi KIP-K Polbeng Gelar Upgrading Kepengurusan 2026 Dugaan SPPD Fiktif di Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Pesisir Selatan UKM Jurnalistik Polbeng Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar di UNRI Bupati Kasmarni Tekankan Semangat Gotong Royong saat Membuka TMMD ke-128 di Pinggir Pemkab Bengkalis Optimis Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Pangan Aman 2026, Capai Standar Target

Berita

Kapuskes TNI: TNI Bersama Sipil Bersatu Hadapi Ancaman Biologi

badge-check


					Kapuskes TNI: TNI Bersama Sipil Bersatu Hadapi Ancaman Biologi Perbesar

JAKARTA, Beritapojok.com – Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S., MARS., M.H. mengatakan, TNI bersama Sipil dan lintas sektor atau dari berbagai pemangku kepentingan bersatu-padu membicarakan bagaimana ancaman biologi kedepan dan bagaimana impact pada ketahanan kesehatan nasional. Tentunya ini sangat penting untuk digali dan disepakati bersama-sama untuk membangun suatu pertahanan.

Hal tersebut dikatakan dihadapan awak media saat acara Foccus Group Discussion (FGD), di Aula Gatot Suebroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (22/3/2021).

Kapuskes TNI menyampaikan bahwa mungkin diperlukan badan atau pusat yang sifatnya bagaimana mengendalikan, menganalisis, merencanakan secara integratif yang bisa membangun suatu kekuatan kesiapan untuk menghadapi khususnya pandemi Covid-19. “Kita harus betul-betul menyiapkan untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan ancaman biologi kedepan,” ujarnya.

“Kita ketahui bersama, pandemi berlangsung mulai dari tahun ke tahun, diantaranya pandemi Black DeathSpanish Fluehuman immunodeficiency virus (HIV)/Aids, H1N1 Flu, Flu Hongkong, Mers-Cov, Ebola dan saat ini kita sudah satu tahun menghadapi pandemi Covid-19 yang kita rasakan bersama,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapuskes TNI menyampaikan bahwa dalam menghadapi suatu ancaman biologi harus dibangun, bagaimana bisa mempunyai suatu kekuatan preventif yang bagus, deteksi dan reporting atau pelaporan yang baik, suatu rapid response yang harus siap dan sistem kesehatan untuk menghadapi ancaman biologi.

“Kita harus mempunyai kesiapan di dalam me-manage atau mengelola risiko lingkungan atau risk management and environment yang harus di bangun bersama,” jelasnya.(Puspen TNI)

Baca Lainnya

Diskominfotik Bengkalis Gelar Sosialisasi di SDN 46, Wujud Dukung KLA

24 April 2026 - 17:01 WIB

Formadiksi KIP-K Polbeng Gelar Upgrading Kepengurusan 2026

23 April 2026 - 16:56 WIB

Dugaan SPPD Fiktif di Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Pesisir Selatan

23 April 2026 - 16:17 WIB

UKM Jurnalistik Polbeng Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar di UNRI

23 April 2026 - 10:55 WIB

Bupati Kasmarni Tekankan Semangat Gotong Royong saat Membuka TMMD ke-128 di Pinggir

23 April 2026 - 04:54 WIB

Trending di Bengkalis