Kloter 9 Tiba di Batam, 399 Calon Jamaah Haji Bengkalis Siap Diberangkatkan ke Tanah Suci Penuh Haru, Bupati Kasmarni Lepas Keberangkatan 396 Jemaah Haji Bengkalis ke Tanah Suci Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika Polbeng Mengikuti Rakerwil Permikomnas BEM Polbeng Taja Seminar Merah Putih Kloter 9 Tiba di Batam, 339 Calon Jamaah Haji Bengkalis Siap Diberangkatkan ke Tanah Suci Wabup Bagus Santoso Resmi Lepas CJH Bengkalis, Doakan Jadi Haji Mabrur

Berita

Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB Monusco Evakuasi Korban Penghadangan Bandit Bersenjata di Republik Kongo

badge-check


					Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB Monusco Evakuasi Korban Penghadangan Bandit Bersenjata di Republik Kongo Perbesar

KONGO, Beritapojok.com – Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB Monusco berhasil mengevakuasi warga sipil Kongo yang menjadi korban penghadangan bandit bersenjata di Republik Kongo.

Hal tersebut diungkapkan dalam release tertulisnya Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-B Rapid Deployable Battalion (RDB) Mission de IOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (MONUSCO), bertempat di Base Camp Indo RDB Kalemie, Provinsi Tanganyika Republik Demokratis Kongo.

Dansatgas menyampaikan bahwa peristiwa penghadangan tersebut dilakukan oleh 10 bandit bersenjata terhadap dua kendaraan truk yang melintas di desa Kako Village,10 KM dari Static Combat Deploymet (SCD) Lulimba, Sabtu dini hari (1/8/2020).

Informasi kejadian tersebut beredar dengan cepat dan diterima oleh CLA dari Chief Village, kemudian disampaikan kepada Komandan SCD Lulimba Mayor Inf Yoni untuk meminta perlindungan pengamanan dan pertolongan bagi korban yang terluka. Menanggapi laporan tersebut, Dan SCD Lulimba segera mengirim 35 personil yang tergabung dalam tim Long Range Patrol (LRP), terdiri dari Quick Response Team dan tim medis untuk meluncur ke lokasi kejadian dalam rangka melaksanakan Protection of Civilian (POC).

Setibanya di lokasi kejadian, Tim LRP yang dipimpin oleh Lettu Arm Sudarmo langsung melakukan pengamanan wilayah dan memberikan bantuan pengobatan terhadap korban yang berjatuhan. Adapun koban yang ditimbulkan akibat penghadangan tersebut terdiri dari 3 orang meninggal dunia akibat luka tembak, 22 orang terluka akibat truk terguling dan beberapa orang diantaranya mengalami penganiayaan dari para Bandit.

Usai berhasil menyelamatkan para korban, Dantim LRP dibantu oleh Language Assistance (LA) berkoordinasi melekat dengan Armed Forces of the Democratic Republic of the Congo (FARDC) dan Local Police untuk proses Investigasi lebih lanjut. Disamping itu juga, koordinasi dilakukan dengan Médecins Sans Frontières (MSF) Team terkait evakuasi korban ke rumah sakit Lulimba dan Misisi.

Pasca evakuasi korban, tim LRP Lulimba tetap berjaga di Area Kako Village guna memastikan situasi keamanan di wilayah tersebut agar tidak terjadi serangan susulan dan kekerasan kembali.(Puspen TNI)

Baca Lainnya

Kloter 9 Tiba di Batam, 399 Calon Jamaah Haji Bengkalis Siap Diberangkatkan ke Tanah Suci

1 Mei 2026 - 23:38 WIB

Penuh Haru, Bupati Kasmarni Lepas Keberangkatan 396 Jemaah Haji Bengkalis ke Tanah Suci

1 Mei 2026 - 17:35 WIB

Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika Polbeng Mengikuti Rakerwil Permikomnas

1 Mei 2026 - 05:33 WIB

BEM Polbeng Taja Seminar Merah Putih

30 April 2026 - 23:31 WIB

Kloter 9 Tiba di Batam, 339 Calon Jamaah Haji Bengkalis Siap Diberangkatkan ke Tanah Suci

30 April 2026 - 17:30 WIB

Trending di Bengkalis