Bengkalis Kembali Raih Opini WTP, Torehkan Prestasi 13 Kali Berturut-turut Diskominfotik Bengkalis Edukasi Siswa SD Negeri 5 Penggunaan Gawai, Bullying dan Hoaks Camat Rafli Apresiasi Pelatihan Penyemaian dan Pembibitan Kopi Liberika di Desa Pedekik Mahasiswa IAIN Datuk Laksamana Bengkalis Gelar Edukasi Akuntansi dan Laporan Laba Rugi Syariah di Ponpes Madani Mahasiswa Berprestasi Politeknik Negeri Bengkalis Sosialisasi Tugas Pokok Posyandu Enam Bidang SPM Digelar Secara Daring, Perkuat Peran Posyandu di Desa dan Kelurahan

Berita

Kisah Sukses UMKM Binaan Apical di Kota Dumai

badge-check


					Kisah Sukses UMKM Binaan Apical di Kota Dumai Perbesar

Program pemberdayaan masyarakat dari Apical, yakni pelatihan tukang pangkas yang dimulai tiga tahun lalu kini berbuah manis, setelah Muhammad Zaki, pengelola ‘Rumah Pangkas Kita’ di Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Dumai, mengaku mulai kewalahan menangani konsumen yang datang.

Diresmikan pada 2020, ‘Rumah Pangkas Kita’, kini sudah melayani hingga 15-20 orang per hari. UMKM tersebut kini tengah mencari tenaga pendamping untuk membantu Zakki melayani konsumennya. Di masa awal berdiri, maksimal hanya ada sekitar tujuh pelanggan per harinya.

Apical, produsen dan pengekspor minyak sawit dan produk turunannya, menaruh perhatian besar dalam program pemberdayaan masyarakat, terutama mereka yang tinggal di sekitar pabrik atau wilayah operasionalnya.

Dalam sebuah video yang diunggah Apical di akun Youtube resminya pada 5 Januari 2024, Zaki mengakui ia sempat merasa ‘down’ ketika pertama kali memulai usaha pangkas rambut kecil-kecilan di rumah orang tuanya.

Zaki memang menyukai pekerjaan memangkas rambut sejak SMA.

“Dulu mulai seadanya karena belum ada modal,” katanya di video tersebut.

“Sempat down karena nggak ada pelanggan. Mungkin kalau saya nggak ketemu Apical saya udah ganti profesi,” kata Zakki, yang kini menjalankan usaha pangkas rambut bersama rekannya.

Ia menambahkan bahwa perwakilan dari Apical, yakni dari PT Sari Dumai Sejati, memang pernah mendatangi kediamannya untuk menawarkan program pelatihan memangkas rambut, ruko yang lebih representatif untuk tempat pangkas, beserta fasilitas peralatan pangkas rambut. Awalnya ada dua pemuda yang dilatih menjadi tukang pangkas, tapi dalam perjalanannya hanya Muhamad Zakki yang bertahan.

Zakki sempat ragu, namun dukungan keluarga terhadap keputusannya tersebut kini mulai berbuah manis. ‘Rumah Pangkas Kita’ mulai populer, dan hal tersebut menambah kesejahteraan pria yang baru saja menikah tersebut.

Ke depannya, ia mengatakan ingin meningkatkan kualitas layanannya. Itu sebabnya ia ingin menambah pendamping di tempat usahanya tersebut.

“Saya sangat bersyukur, berterima kasih karena mendapatkan mitra seperti Apical dalam mengembangkan usaha pangkas ini,” tutupnya. (Rls)

Baca Lainnya

Bengkalis Kembali Raih Opini WTP, Torehkan Prestasi 13 Kali Berturut-turut

19 Juni 2026 - 03:37 WIB

Diskominfotik Bengkalis Edukasi Siswa SD Negeri 5 Penggunaan Gawai, Bullying dan Hoaks

18 Juni 2026 - 21:37 WIB

Camat Rafli Apresiasi Pelatihan Penyemaian dan Pembibitan Kopi Liberika di Desa Pedekik

18 Juni 2026 - 15:35 WIB

Mahasiswa IAIN Datuk Laksamana Bengkalis Gelar Edukasi Akuntansi dan Laporan Laba Rugi Syariah di Ponpes Madani

18 Juni 2026 - 03:34 WIB

Mahasiswa Berprestasi Politeknik Negeri Bengkalis

17 Juni 2026 - 21:33 WIB

Trending di Bengkalis