Beritapojok – Baru-baru ini jagat media sosial kembali heboh dengan query pencarian viral teh pucuk, apakah ini sekedar video minuman atau bagaimana? berikut penjelasannya.
Viral video teh pucuk yang konon berdurasi 13 menit itu kini menjadi buruan netizen, banyak narasi mengaitkan dengan seorang mahasiswi yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Teh Pucuk di tenggarai menjadi sorotan karena di awal video terdapat botol minuman tersebut, dari beberapa sumber yang berhasil di rangkum, seorang wanita tampak memegang botol minuman bermerk teh pucuk.
Di kutip dari solobalapan.com, potongan klip yang beredar luas di TikTok dan aplikasi pesan instan, terlihat dua orang berada di dalam sebuah kamar.
Salah satu adegan memperlihatkan seorang pria menuangkan minuman dari botol Teh Pucuk ke gelas kecil untuk di berikan kepada teman perempuannya.
Spekulasi liar pun bermunculan. Warganet ramai-ramai mengaitkan video tersebut dengan mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).
Klarifikasi Pihak Kampus Soal Vira Teh Pucuk
Menanggapi kegaduhan ini, Universitas Mataram (Unram) bergerak cepat.
Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Unram, Joko Jumadi, membantah tegas bahwa pemeran dalam video tersebut adalah mahasiswanya.
Berdasarkan penelusuran internal, video tersebut merupakan rekaman lama yang di daur ulang dengan narasi baru.
“Kami menegaskan bahwa pemeran dalam video itu bukan mahasiswa Unram. Video tersebut sudah ada sejak September 2025 dan kejadiannya bukan di Lombok, melainkan di luar NTB,” ujar Joko, Sabtu (14/2/2026).
Joko juga menyoroti detail suara dalam video yang menjadi bukti kuat bahwa tuduhan tersebut salah sasaran.
“Memang ada kemiripan dari video tersebut dengan mahasiswi kami, tapi dari suara di dalam video jelas itu bukan mahasiswi Unram atau bukan orang NTB,” tambahnya.
Bahaya Link Palsu
Di sisi lain, maraknya perburuan link video ini di manfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab.
Banyak tautan yang beredar ternyata palsu dan justru mengarah pada situs berbahaya (phising) yang berpotensi mencuri data pribadi pengguna.
Mahasiswi yang namanya sempat terseret dan di tuduh sebagai pemeran wanita pun telah memberikan klarifikasi langsung.
Ia membantah keterlibatan dalam video tersebut dan meminta publik berhenti menyebarkan informasi hoaks yang merugikan nama baiknya.
Sumber: solobalapan.com








