Ada Penyambungan Jalan, Jalur Keluar Tol di Pekanbaru Dialihkan Heboh di Medsos, Ada Persekongkolan di Proyek TPR Dishub Dumai TA 2024 dan 2025? TAUD SKP Bakal Somasi Pemerintah Terkait Pelibatan Aparat dalam Perpajakan Pembayaran via QRIS Jadi Sorotan Usai Gubernur BI Mengundurkan Diri SF Hariyanto Diperiksa KPK Terkait Temuan Uang saat Penggeledahan RDP DPRD Rohil Dengan PT.Jatim Jaya perkasa, Koperàsi seribu kubah dàn màsyarkàt Kubu-Kuba terkait kebun plasma, Zulfàkar : kami Hanya Ingin Data

Berita

Video Kekejian KKB Bantai Sejumlah Warga Beredar di Medsos

badge-check


					Tangkapan layar dari salah satu video yang beredar di media sosial. Perbesar

Tangkapan layar dari salah satu video yang beredar di media sosial.

Beritapojok.com – Video kekejian Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB ) membantai sejumlah warga beredar di media sosial (medsos).

Dari beberapa informasi yang melekat di video kekejian KKB itu, diketahui terjadi di pegunungan Bintang, Papua.

Video tersebut mendapat kecaman keras dari Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM).

Dikutip dari politik.rmol.id, video kekejian KKB yang membantai masyarakat sipil bukan hanya 1 yang beredar.

Baca Juga: Diserang Kelompok Bersenjata, Satu Prajurit TNI Gugur Dalam Tugas Misi Perdamaian PBB

Dalam video, salah satu anggota KKB tampak memegang bendera bintang kejora.

Sementara warga yang menjadi korban terlihat bercucuran darah dan ada yang sudah tergeletak tak berdaya.

Ketua Majelis ProDEM, Iwan Sumule menyebut aksi itu sebagai tindakan biadab yang tidak bisa dimaafkan.

Menurutnya, negara wajib memberi respons keras atas kebiadaban tidak berperikemanusiaan tersebut.

“Biadab! Negara tak boleh kompromi dengan teror. Negara tak boleh kalah dengan teror,” tegasnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Selasa (13/12).

Diingatkan Iwan Sumule, negara bisa melakukan respons keras memburu para KKB tersebut.

Penggunaan senjata bahkan diperbolehkan oleh dunia internasional untuk membasmi gerakan separatis yang sudah kelewat batas hingga merenggut nyawa rakyat.

“Jangan biarkan setetespun darah warga negara tumpah dalam menjaga kedaulatan negara,” tekannya.

Peristiwa ini sendiri terjadi pada Senin lalu (5/12), di mana ada 3 tukang ojek yang meninggal usai pembantaian itu.

Tudingan KKB bahwa yang dibunuh adalah anggota intelijen juga sudah dibantah oleh aparat.

Editor: Is

Baca Lainnya

Ada Penyambungan Jalan, Jalur Keluar Tol di Pekanbaru Dialihkan

31 Juli 2026 - 16:34 WIB

Ada Penyambungan Jalan, Jalur Keluar Tol di Pekanbaru Dialihkan

Heboh di Medsos, Ada Persekongkolan di Proyek TPR Dishub Dumai TA 2024 dan 2025?

29 Juli 2026 - 11:04 WIB

Heboh di Medsos, Ada Persekongkolan di Proyek TPR Dishub Dumai TA 2024 dan 2025?

TAUD SKP Bakal Somasi Pemerintah Terkait Pelibatan Aparat dalam Perpajakan

29 Juli 2026 - 08:10 WIB

TAUD SKP Somasi Pemerintah Terkait Pelibatan Aparat dalam Perpajakan

Pembayaran via QRIS Jadi Sorotan Usai Gubernur BI Mengundurkan Diri

29 Juli 2026 - 07:37 WIB

Pembayaran via QRIS Jadi Sorotan Usai Gubernur BI Mengundurkan Diri

SF Hariyanto Diperiksa KPK Terkait Temuan Uang saat Penggeledahan

29 Juli 2026 - 06:35 WIB

SF Hariyanto Diperiksa KPK Terkait Temuan Uang saat Penggeledahan
Trending di Berita