Terkait penundaan Pilpeng Tahun 2026, Calon Penghulu 6 Desa Rapat Dengan Komisi A DPRD Rokan Hilir BPKAD Kabupaten Rokan Hilir Terapkan Sistem SP2D Online Peduli Program pembinaan di Lapas, BRI Cabang Bagansiapiapi Berikan Bantuan 9 Unit mesin Jahit DPRD Gelar Rapat paripurna Hari Jadi Rokan Hilir ke -27 DPRD Rohil Dan Pemda Sepakat Teken Nota Keuangan KUA-PPAS Perubahan Tahun 2026 Rapat Paripurna DPRD Rohil Dalam Rangka Penyampaian Rancangan P-KUA Dan PPAS Tahun Anggaran 2026 Oleh Bupati

Berita

Sidang Paripurna Mendadak Pecah Tawa, Annas Maamun Bikin DPRD Rohil Tak Henti Tersenyum

badge-check


					Sidang Paripurna Mendadak Pecah Tawa, Annas Maamun Bikin DPRD Rohil Tak Henti Tersenyum Perbesar

Diskominfotik Rohil – Suasana Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-26 Kabupaten Rokan Hilir, Sabtu (4/10/2025), mendadak pecah tawa saat sejumlah anggota DPRD meminta mantan Bupati Rokan Hilir sekaligus mantan Gubernur Riau, H. Annas Maamun, menyampaikan petuah. Dengan gaya khas dan humor ringan, Annas menghidupkan ruang sidang sembari mengingatkan pentingnya membangun daerah dengan hati nurani dan tanggung jawab moral.

Saat itu sejumlah anggota Dewan melakukan interupsi sebelum sidang resmi ditutup. Mereka meminta kesempatan agar mantan Bupati Rokan Hilir yang juga mantan Gubernur Riau, H. Annas Maamun, diberikan ruang untuk menyampaikan pandangan terkait pembangunan daerah.

Menanggapi usulan tersebut, Ketua DPRD Rokan Hilir, Ilhami, tersenyum dan menyetujui permintaan anggota Dewan. “Baik, kami persilakan kepada Pak Haji Annas Maamun untuk memberikan arahan,” ujar Ilhami yang langsung disambut tepuk tangan hadirin.

 

 

Dengan langkah perlahan namun mantap, Annas Maamun berdiri menuju podium. Sesampainya di depan hadirin, ia memilih turun dari podium dan berdiri lebih dekat ke hadapan tamu undangan. “Maaf pak ya, kalau di atas tak nampak,” ujarnya disambut tawa khas yang membuat suasana sidang cair dan akrab.

Dalam petuahnya, Annas Maamun menyampaikan pandangan reflektif tentang arah pembangunan Rokan Hilir yang menurutnya harus berlandaskan hati nurani dan tanggung jawab moral terhadap potensi alam yang telah dikaruniakan Allah SWT. “Riau ini provinsi kedua terkaya di Indonesia setelah Kutai Kartanegara. Di Riau, yang paling kaya itu Bengkalis, kemudian Rokan Hilir, dan ketiga Siak. Ini adalah amanah besar yang harus kita kelola dengan baik,” tuturnya.

Ia menekankan bahwa kekayaan sumber daya alam seperti minyak, sawit, dan hasil laut merupakan anugerah yang tidak boleh disia-siakan. Namun, ia juga mengingatkan bahwa ketergantungan terhadap sumber daya minyak tidak dapat berlangsung selamanya. “Mungkin tiga puluh tahun lagi minyak kita akan habis. Kalau itu terjadi, bagaimana kita bisa bertahan? Karena itu, mari membangun dengan hati nurani,” ujarnya dengan nada serius.

Dengan gaya komunikatif yang menjadi ciri khasnya, Annas tak jarang menyelipkan humor di sela-sela pesannya. Ia menuturkan pengalamannya mendatangi rumah warga di malam hari untuk membantu masyarakat kurang mampu. “Kadang saya jalan malam-malam, naik ke rumah orang, saya bawa uang sepuluh ribu, dua puluh ribu, kadang lima puluh ribu. Kalau agak janda cantik, ya lima puluh atau seratus ribu,” ucapnya, disambut tawa lepas dari para undangan.

Lebih lanjut, Annas membandingkan semangat pembangunan Rokan Hilir dengan Provinsi Sumatera Barat yang dinilainya berhasil membangun tanpa bergantung pada sumber daya alam. “Sumatera Barat itu tak punya SDA, cuma ada lemang tapai,” selorohnya disambut gelak tawa, sebelum melanjutkan dengan nada serius, “tapi pembangunan mereka maju karena semangat dan kebersamaan.”

Annas juga menyinggung gagasan pembentukan Provinsi Riau Pesisir yang sempat menjadi wacana strategis beberapa waktu lalu. Menurutnya, Bagansiapiapi sangat layak menjadi pusat pemerintahan jika wacana tersebut terealisasi. “Kalau Riau Pesisir jadi, tentu ibukotanya di Bagansiapiapi. Saya sudah hitung, bisa membuka lapangan kerja bagi sekitar seribu pegawai negeri. Ini peluang besar bagi anak-anak kita,” jelasnya.

Menutup arahannya, Annas Maamun mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan masyarakat dalam memajukan daerah. “Saya hanya memberi nasihat sebagai orang tua. Umur saya sudah 86 tahun, jadi wajarlah kalau saya ingin melihat Rokan Hilir ini semakin maju dan bermarwah,” ucapnya penuh haru.

Editor : Amrial

Sumber:Diskominfotik Rohil

Baca Lainnya

Implementasikan Permendagri, Kesbangpol Rohil dan FKDM Kolaborasi Jalankan Aplikasi SINDRA di Kecamatan Bangko

10 September 2026 - 11:55 WIB

Implementasikan Permendagri, Kesbangpol Rohil dan FKDM Kolaborasi Jalankan Aplikasi SINDRA di Kecamatan Bangko

Kondisi ISPU Kurang Baik, Pemkab Rohil Imbau Warga Pakai Masker dan Waspadai Asap Kiriman

8 September 2026 - 23:24 WIB

Kondisi ISPU Kurang Baik, Pemkab Rohil Imbau Warga Pakai Masker dan Waspadai Asap Kiriman

Hadiri Pelantikan TP. PKK Pekaitan, Bupati H. Bistamam Minta Kader Sinergi Tuntaskan Stunting

8 September 2026 - 22:09 WIB

Hadiri Pelantikan TP. PKK Pekaitan, Bupati H. Bistamam Minta Kader Sinergi Tuntaskan Stunting

Sukses Digelar di Bagan Sinembah, CFD Kolaborasi Kemenpora, DPR RI, dan Pemkab Rohil Dipadati Warga

6 September 2026 - 18:24 WIB

Sukses Digelar di Bagan Sinembah, CFD Kolaborasi Kemenpora, DPR RI, dan Pemkab Rohil Dipadati Warga

Buka Peringatan Maulid Nabi BKMT Bagan Sinembah, Bupati Haji Bistamam Apresiasi Kiprah Perempuan Rohil

6 September 2026 - 14:12 WIB

Buka Peringatan Maulid Nabi BKMT Bagan Sinembah, Bupati Haji Bistamam Apresiasi Kiprah Perempuan Rohil
Trending di Berita