BRI Bagansiapiapi Dorong UMKM Gunakan QRIS, Wujudkan Ekonomi Digital Riau Apical Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis bagi Masyarakat Sungai Sembilan Bupati Bengkalis Raih Penghargaan Pengelolaan JDIHN Terbaik Kedua Tingkat Provinsi Riau Bengkalis Durian Fest 2026, Wujud Nyata 27 Peserta Kafilah Bengkalis Tampil di Hari Pertama MTQ ke-44 Riau 30 Peserta Kafilah Bengkalis Siap Berlomba pada Hari Kedua MTQ ke-44 Provinsi Riau

Berita

Sharing Pendidikan, Komisi I DPRD Dumai Kunjungi Disdik Payakumbuh

badge-check


					Sharing Pendidikan, Komisi I DPRD Dumai Kunjungi Disdik Payakumbuh Perbesar

DUMAI – Komisi I DPRD Kota Dumai kunjungi Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Payakumbuh dalam rangka sharing pendidikan, Kamis (26/10/2023).

Beberapa isu terkait pendidikan yang dibahas yakni Pendataan dan Kebijakan Pengurangan Angka Putus Sekolah.

Dalam kunjungan itu, Komisi I DPRD Dumai dipimpin oleh Idrus ST dan didampingi Anggota Komisi I lainnya yaitu Edison SH, Rudi Hartono S.Psi, H. Salman S.Sos, dan Agus Purwanto ST beserta staf

Rombongan disambut Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kota Payakumbuh Fikih Rahmat, S.Kom dan didampingi Kasubbag Umum & Kepegawaian Rina Susanti S.Kom, Kasi Kurikulum SD Nikmat Elva, M.Pd, Kasi PNFI Nelwita SE, dan Sub Koordinator Data Rahmadini, S.E., M.Si, beserta staf.

Dalam pertemuan itu, diskusi terkait masih masih banyaknya ditemukan anak yang tidak dapat melanjutkan pendidikan, terutama yang disebabkan oleh faktor ekonomi.

“Untuk itu melalui kunjungan ini diharapkan bisa mendapatkan informasi terkait program yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Payakumbuh untuk mengurangi angka putus sekolah,” ungkap Ketua Komisi I DPRD Kota Dumai, Idrus ST.

Menanggapi kunjungan dan pertanyaan dari Komisi I DPRD Kota Dumai, Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kota Payakumbuh Fikih Rahmat, S.Kom menyampaikan bahwa sejak tahun 2022, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh telah bekerjasama dengan Baznas untuk memberikan bantuan beasiswa kepada siswa yang membutuhkan.

“Dana ini berasal dari zakat gaji dan tunjangan ASN yang dikumpulkan oleh Baznas dengan 60%nya diprioritaskan untuk membantu dana pendidikan anak yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem,” kata Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kota Payakumbuh Fikih Rahmat, S.Kom.

Fikih juga menambahkan, selain Baznas, dukungan juga diberikan oleh Bank Nagari yang setiap tahunnya menyalurkan dana CSR sebesar 110 juta untuk bantuan dana pendidikan. Semua bantuan ini berperan besar dalam mengurangi jumlah anak putus sekolah di Kota Payakumbuh.

Ia juga menjelaskan, program pendidikan kesetaraan berupa paket A, B dan C juga semakin diminati oleh masyarakat Kota Payakumbuh.

Program ini menjadi solusi bagi mereka yang ingin menempuh pendidikan di luar jalur formal, termasuk bagi mereka yang tidak dapat menyelesaikan sekolah melalui jalur formal maupun yang tengah menjalani hukuman di lembaga permasyarakatan.

Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat di Kota Payakumbuh semakin peduli dan memahami pentingnya mengikuti proses pendidikan yang pada akhirnya turut berkontribusi dalam mengurangi angka putus sekolah. (infotorial/humas/red)

Baca Lainnya

BRI Bagansiapiapi Dorong UMKM Gunakan QRIS, Wujudkan Ekonomi Digital Riau

14 Juli 2026 - 11:19 WIB

Apical Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis bagi Masyarakat Sungai Sembilan

10 Juli 2026 - 12:48 WIB

Bupati Bengkalis Raih Penghargaan Pengelolaan JDIHN Terbaik Kedua Tingkat Provinsi Riau

8 Juli 2026 - 17:28 WIB

Bengkalis Durian Fest 2026, Wujud Nyata

8 Juli 2026 - 11:27 WIB

27 Peserta Kafilah Bengkalis Tampil di Hari Pertama MTQ ke-44 Riau

30 Juni 2026 - 04:32 WIB

Trending di Bengkalis