BRI Bagansiapiapi Dorong UMKM Gunakan QRIS, Wujudkan Ekonomi Digital Riau Apical Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis bagi Masyarakat Sungai Sembilan Bupati Bengkalis Raih Penghargaan Pengelolaan JDIHN Terbaik Kedua Tingkat Provinsi Riau Bengkalis Durian Fest 2026, Wujud Nyata 27 Peserta Kafilah Bengkalis Tampil di Hari Pertama MTQ ke-44 Riau 30 Peserta Kafilah Bengkalis Siap Berlomba pada Hari Kedua MTQ ke-44 Provinsi Riau

Bengkalis

Polsek Rupat Monitoring Perkembangan Jagung Pasca Pemupukan, Dukung Swasembada Pangan 2026

badge-check


					Polsek Rupat Monitoring Perkembangan Jagung Pasca Pemupukan, Dukung Swasembada Pangan 2026 Perbesar

BENGKALIS – Dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan Tahun 2026, jajaran Polsek Rupat melaksanakan kegiatan pengecekan perkembangan tanaman jagung pasca pemupukan di lahan Kelompok Tani Harapan Baru, Kelurahan Batu Panjang, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Senin, 11 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Rupat AKP Faisal, S.H., bersama personel Polsek Rupat dan kelompok tani setempat. Pengecekan dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung pipil berjalan optimal setelah proses pemupukan dilakukan secara berkala.

Kapolsek Rupat AKP Faisal, S.H., mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap Program Gerakan Penanaman Jagung seluas 1 juta hektar yang menjadi bagian dari Program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia di sektor ketahanan pangan nasional.

“Polri melalui Polsek Rupat terus mendorong kelompok tani dan masyarakat agar memanfaatkan lahan produktif untuk ditanami jagung guna mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Lahan pertanian yang dilakukan pengecekan memiliki luas sekitar 0,7 hektare dan berada di wilayah Kelurahan Batu Panjang. Dari hasil monitoring, tanaman jagung saat ini telah memasuki fase pertumbuhan dengan munculnya bunga dan calon buah jagung.

Meski demikian, petugas juga menemukan beberapa kendala di lapangan. Sebagian tanaman jagung diketahui tumbuh kurang maksimal dan tidak merata. Selain itu, masih ditemukan serangan hama ulat pada beberapa bagian tanaman. Faktor cuaca kemarau juga menjadi perhatian dalam proses perawatan tanaman ke depan.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Rupat berharap sinergi antara Polri dan kelompok tani dapat terus terjalin guna meningkatkan hasil pertanian masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Bengkalis.

(diskominfotik/joekro)

Baca Lainnya

BRI Bagansiapiapi Dorong UMKM Gunakan QRIS, Wujudkan Ekonomi Digital Riau

14 Juli 2026 - 11:19 WIB

Apical Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis bagi Masyarakat Sungai Sembilan

10 Juli 2026 - 12:48 WIB

Bupati Bengkalis Raih Penghargaan Pengelolaan JDIHN Terbaik Kedua Tingkat Provinsi Riau

8 Juli 2026 - 17:28 WIB

Bengkalis Durian Fest 2026, Wujud Nyata

8 Juli 2026 - 11:27 WIB

27 Peserta Kafilah Bengkalis Tampil di Hari Pertama MTQ ke-44 Riau

30 Juni 2026 - 04:32 WIB

Trending di Bengkalis