Sekretaris BBDM Hadir Langsung dalam Pembagian Santunan untuk Anak Yatim dan Kaum Dhuafa di Bukit Batu   Bupati Bistamam Resmikan Pelayanan Bijak Satu Atap di Rimba Melintang, Warga Lebih Mudah Akses Layanan Pemkab Rohil Perkuat Pengawasan Pajak dan Tata Kelola Keuangan Kepenghuluan Percepat Digitalisasi Birokrasi, Bupati Rohil Tinjau Perekaman TTE PPPK Paruh Waktu Sekitar 80 Sekolah di Rohil Terima Program Revitalisasi, Disdikbud Tegaskan Fungsi Pengawasan Pasca kebakaran di Bagan Barat, Pemkab Rohil Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Bengkalis

Pemkab Bengkalis Persiapkan Skema Penyebrangan Roro Untuk Jaga Stabilitas Pasokan Pangan

badge-check


					Pemkab Bengkalis Persiapkan Skema Penyebrangan Roro Untuk Jaga Stabilitas Pasokan Pangan Perbesar

BENGKALIS — Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-43 tingkat Provinsi Riau, Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar rapat koordinasi lintas sektor guna memastikan kelancaran distribusi bahan pangan, khususnya sayuran, melalui jalur penyeberangan Roro.

Rapat yang digelar Kamis, 12 Juni 2025 di Aula Dinas Ketahanan Pangan itu dipimpin langsung Kepala Dinas Ketahanan Pangan Susy Hartati, dihadiri oleh perwakilan sejumlah OPD terkait, termasuk Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Bappeda, hingga vendor dan distributor pangan.

Penyeberangan Diatur Prioritas, Armada Diperkuat

Salah satu hasil utama rapat menyebutkan bahwa kendaraan pengangkut bahan pangan, terutama sayuran dari dan ke Pulau Bengkalis, akan diberikan prioritas dalam jadwal penyebrangan Roro baik di pelabuhan Sei Selari maupun Air Putih. Kebijakan ini merupakan langkah antisipatif menghadapi potensi lonjakan kebutuhan pangan selama MTQ berlangsung.

Untuk mendukung operasional, disiapkan lima armada kapal Roro, dengan rincian tiga armada untuk penyebrangan reguler dan dua unit lainnya khusus untuk pejalan kaki. Namun, satu kapal akan disediakan khusus untuk Forkopimda Riau pada hari pelaksanaan kegiatan.

Ketatkan Regulasi dan Edukasi ke Masyarakat

Kendaraan angkutan pangan tetap diwajibkan mengikuti aturan tonase maksimal 8 ton sesuai Perbup Bengkalis Tahun 2011. Larangan modifikasi kendaraan, seperti penambahan dimensi, juga ditegaskan guna menghindari pelanggaran ODOL (Over Dimension Over Load).

Dinas Ketahanan Pangan menekankan pentingnya sosialisasi intensif kepada masyarakat melalui berbagai media, termasuk spanduk, digital, dan stiker kendaraan. Hal ini bertujuan agar masyarakat memahami pentingnya kelancaran distribusi pangan serta mendukung implementasi kebijakan.

Sembari menunggu pengesahan aturan dalam bentuk Perbup atau Perda, solusi sementara yang akan diterapkan yaitu pemasangan spanduk identifikasi pada armada pengangkut sayur, penyusunan barcode kendaraan, serta pengaktifan grup komunikasi digital untuk mempermudah koordinasi lintas OPD dan pelaku distribusi.

Adapun rencana spanduk identitas kendaraan bertuliskan “Angkutan Bahan Pangan yang Mudah Busuk (Perishable Foods)”,sebagai penanda khusus bagi kendaraan prioritas yang akan melintas selama masa pelaksanaan MTQ.

Kebijakan ini diharapkan menjadi tonggak awal terbentuknya sistem distribusi pangan yang adaptif, efisien, dan berkeadilan, khususnya di tengah event besar seperti MTQ Provinsi Riau. #DISKOMINFOTIK

(diskominfotik/joekro)

Baca Lainnya

Sekretaris BBDM Hadir Langsung dalam Pembagian Santunan untuk Anak Yatim dan Kaum Dhuafa di Bukit Batu  

30 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Perjalanan Panjang Dedy Aprianto Tampubolon, Wisudawan Terbaik Magister Sains dari Riau  

28 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Sinergitas Lintas Sektoral, Camat Bukit Batu Pimpin Gotong Royong Bersihkan Lingkungan di Wilayah Kelurahan Sungai Pakning

22 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Bupati Kasmarni Sambut Kajati Riau dengan Prosesi Adat Melayu, Teguhkan Jati Diri Negeri Junjungan

21 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Turnamen Futsal TUFFU CUP I Resmi Dibuka, 33 Tim dari Tiga Kecamatan Bersaing di Bukit Batu

16 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Trending di Bengkalis