Apa itu spinal cord injury?
Spinal Cord Injury merupakan kerusakan yang terjadi pada bagian dari sumsum tulang belakang atau saraf di ujung kanal tulang belakang (cauda equina). Kondisi ini sering menyebabkan perubahan permanen pada kekuatan, sensasi, serta fungsi tubuh lainnya di bawah lokasi cedera.
Penyebab spinal cord injury
Dikutip dari Mayo Clinic, ada dua tipe penyebab dari spinal cord injury ini, yaitu traumatis dan non-traumatis.
Cedera traumatic
Cedera traumatic ini bisa disebabkan akibat pukulan traumatis yang tiba-tiba pada tulang belakang. Ini menyebabkan tulang belakang patah, terkilir, remuk, atau menekan atau lebih tulang belakang.
Akibatnya, bisa terjadi pendarahan, pembekakan, peradangan, dan akumulasi cairan di dalam atau sekitar sumsum tulang belakang dalam waktu yang lama. Ini bisa disebabkan akibat tindak kekerasan, cedera saat berolahraga, terjatuh, hingga kecelakaan seperti yang dialami Laura Anna.
Cedera nontraumatic
Cedera nontraumatic bisa disebabkan oleh arthritis, kanker, peradangan, infeksi, atau degenerasi diskus tulang belakang.
Apa saja gejala yang mungkin terjadi akibat kondisi spinal cord injury ini? Klik ke halaman selanjutnya.
Gejala darurat spinal cord injury
Adapun beberapa tanda atau gejala dari cedera tulang belakang ini yang wajib diwaspadai, seperti:
– Nyeri punggung yang ekstrem atau tekanan di leher, kepala, atau punggung
– Kelemahan inkoordinasi, atau kelumpuhan di bagian tubuh manapun
– Mati rasa, kesemutan atau hilangnya sensasi di tangan, jari tangan, kaki atau jari kaki
– Kehilangan kontrol kandung kemih atau usus
– Kesulitan dengan keseimbangan dan berjalan
– Gangguan pernapasan setelah cedera
– Leher atau punggung yang posisinya aneh atau bengkok.*








