Fraksi PDIP Rohil sampaikan pandangan Umum Terhadap Ranperda Tentang pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 Rapat paripurna DPRD Rohil Dalam Rangka pandangan umum Fraksi – Fraksi Atas Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025 Rapat Paripurna DPRD Rohil Dalam Rangka Penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 Oleh Bupati Pemerintah Kelurahan Bersama UPT Puskesmas Sungai Pakning Gelar Cek Kesehatan Gratis Datang di Jumat Berkah, Wapres Gibran Serap Aspirasi Masyarakat Rohil, M.Maliki Beri Apresiasi BRI Bagansiapiapi Dorong UMKM Gunakan QRIS, Wujudkan Ekonomi Digital Riau

Berita

Kertas Tolak RKUHP yang Dibawa Teroris Jadi Sorotan

badge-check


					Kertas Tolak RKUHP yang Dibawa Teroris Jadi Sorotan Perbesar

Beritapojok.com – Belasan lembar kertas tolak RKUHP yang dibawa pelaku teroris di Polsek Astana Anyar jadi sorotan netizen.

Pasalnya, netizen beranggapan seakan-akan bakal dinarasikan bahwa yang menolak RKUHP adalah teroris.

Hal itu disampaikan salah seorang netizen di media sosial Twitter menyikapi salah satu pemberitaan di media online.

Dalam berita itu, tertulis judul “Kapolri: Pelaku Bom Bunuh Diri Bandung Bawa Belasan Kertas Tolak RKUHP”.

Akun Twitter @doingsh1t dengan nama adit. itu mempertanyakan apakah dengan adanya kejadian pelaku teroris bom bunuh diri yang membawa lembar kertas penolakan RKUHP, maka setiap orang yang menolak juga bakal disebut teroris?.

“jadi sekarang mau dinarasikan kalo yg nolak RKUHP itu teroris? well played,” tulis akun @doingsh1t, Rabu (7/12).

Tweet akun tersebut mendapat sorotan dari warganet lainnya.

Salah satunya dari akun @ivnu_kun, “Mencium bau2 konspirasi,” tulisnya ikut mengomentari.

Lebih jauh, akun @berkahsegalanya berkomentar terkait soal adanya demonstrasi penolakan RKUHP.

“Biar nanti yang nolak demo2 ditembak ditempat, karena mau di arahkan ke teroris, negara otoriter dan kebablasan dalam menggunakan kekuasaan demi syahwat berkuasa,” tulisnya.

Sebelumnya, dikutip dari CNNIndonesia, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung Agus Sujatno membawa sejumlah kertas bertuliskan penolakan terhadap Revisi KUHP.

Diketahui, Revisi KUHP yang diusulkan pemerintah baru saja disahkan menjadi undang-undang baru oleh DPR lewat rapat paripurna.

“Di TKP kita juga temukan ada belasan kertas yang bertuliskan protes penolakan terhadap Rancangan KUHP yang baru saja disahkan,” kata Listyo di Bandung, Rabu (7/12).

Listyo juga mengatakan bahwa pelaku terafiliasi dengan kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

“Pelaku terafiliasi dengan kelompok JAD Bandung atau JAD Jawa Barat,” kata dia.

Pelaku, lanjut Listyo, pernah dihukum penjara selama empat tahun. Baru bebas beberapa bulan yang lalu.

Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar juga menduga pelaku berasal dari kelompok JAD.

“Kami belum bisa mastikan. Tapi ini karakter-karakter yang selama ini misi-misi umumnya apakah JAD, JI, dengan cara-cara modus operandi seperti ini. Jadi tentu perlu data lebih lanjut untuk kita simpulkan ke arah sana,” kata dia.

Bom bunuh diri meledak di Polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat, pada Rabu pagi (7/12).

Kapolres Bandung Komisaris Besar Aswin Sipayung menjelaskan aksi teror tersebut terjadi pada saat kegiatan apel sedang berlangsung sekitar pukul 08.20 WIB.

Aswin menyebut mulanya aksi teror dilakukan ketika pelaku mencoba masuk ke area polsek sembari mengacungkan senjata tajam

“Pukul 08.20 WIB, Polsek Astana Anyar sedang apel, satu org laki-laki masuk ke polsek mengacungkan senjata tajam,” ujarnya ketika dikonfirmasi.

Editor: Iskandar Z

Baca Lainnya

BRI Bagansiapiapi Dorong UMKM Gunakan QRIS, Wujudkan Ekonomi Digital Riau

14 Juli 2026 - 11:19 WIB

Apical Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis bagi Masyarakat Sungai Sembilan

10 Juli 2026 - 12:48 WIB

Bupati Bengkalis Raih Penghargaan Pengelolaan JDIHN Terbaik Kedua Tingkat Provinsi Riau

8 Juli 2026 - 17:28 WIB

Bengkalis Durian Fest 2026, Wujud Nyata

8 Juli 2026 - 11:27 WIB

27 Peserta Kafilah Bengkalis Tampil di Hari Pertama MTQ ke-44 Riau

30 Juni 2026 - 04:32 WIB

Trending di Bengkalis