Keluarga Korban Lakalantas di Sungai Sembilan Dumai Kecewa

Keluarga Korban Lakalantas di Sungai Sembilan Dumai Kecewa

Beritapojok.com – Keluarga korban kecelakaan lalu lintas di Sungai Sembilan, Dumai, Kamis (9/3) malam merasa kecewa.

Kekecewaan itu karena pihak keluarga AT yang diduga sudah menabrak EZ tidak datang ke RSUD usai kejadian naas tersebut.

Demikian disampaikan kakak kandung korban, Azam kepada awak media, Jumat (10/3) di RSUD Dumai.

“Dari malam itu, kami di IGD RSUD Dumai tidak ada satupun pihak perusahaan SDO maupun pihak keluarga karyawan datang,” kata Azam, abang kandung dari EZ.

Dijelaskannya, pihak keluarga AT datang pada esok siang harinya, Jumat 10 Maret 2023 sekitar pukul 11.00 WIB.

Namun, lanjut Azam, kedatangan pihak keluarga dari AT tersebut membuatnya kecewa.

“Dari versi pihak keluarganya, mereka membantah menabrak EZ dari belakang sebelah kiri, lakalantas itu terjadi (menurut versi AT, red) saat EZ keluar dari perusahaan menggunakan sepeda motornya,” papar Azam.

Karena ada perbedaan kronologis, akhirnya pihah keluarga EZ mengambil langkah hukum dan akan melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.

Salah seorang saksi yang berada di lokasi ketika kejadian itu mengatakan, bahwa EZ benar-benar ditabrak dari belakang sebelah kiri.

Baca juga:   Akibat Terobos Lampu Merah M Boya, MA Tabrak Roni Hingga Berujung Ke Rumah Sakit

“Iya Pak, kita lihat EZ ditabrak dari belakang sebelah kiri, bahkan posisi EZ saat itu sudah di bahu jalan area Perusahan, dan saat kejadian bukan saya aja saksi yang melihat, ramai yang lihat Pak,” kata Dodo, saat dikonfirmasi awak media via telepon, Jumat (10/3).

Untuk diketahui, lakalantas antar dua motor itu tepatnya terjadi di depan gerbang PT Energi Unggul Persada (EUP).

EZ merupakan salah seorang sekuriti yang bekerja di PT EUP, sedangkan AT merupakan karyawan dari PT Sari Dumai Oleo (SDO).

Pasca lakalantas itu, AT sempat ditahan oleh warga yang berada di lokasi kejadian, Management PT EUP sempat dihubungi oleh pihak perusahaan PT SDO untuk menengahi masalah tersebut.

Management PT EUP, Reki ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut, ia diketahui sempat menjenguk korban ke RSUD Dumai.

“Jadi malam itu pihak management Perusahaan SDO meminta bantu kepada saya untuk menengahi sementara Lakalantas tersebut dan selanjutnya kita fokuskan membawa EZ ke rumah sakit dahulu,” kata Reki, Jumat (10/3). *