“Itu jalannya sepi buntu,” kata dia dilansir Tempo, Kamis (9/12/2021).
Dikatakannya lagi, setelah pembangunan sumur resapan selesai dan diaspal kembali, seharusnya tak boleh dilewati selama 14 hari.
Namun, plang yang menandakan agar kendaraan tidak melintar justru dicopot warga.
“Sudah dikasih tau jangan dilewati dulu, tapi dicopot,” tambah Jaenudin.
Informasi yang diperoleh Jaenudin dari sejumlah warga, ada mobil yang bolak-balik melintasi jalan tersebut setelah pengecoran rampung.
“Puter-puter gitu bekasnya kelihatan banget di (sekitar) lubang,” jelasnya.








