Fraksi PDIP Rohil sampaikan pandangan Umum Terhadap Ranperda Tentang pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 Rapat paripurna DPRD Rohil Dalam Rangka pandangan umum Fraksi – Fraksi Atas Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025 Rapat Paripurna DPRD Rohil Dalam Rangka Penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 Oleh Bupati Pemerintah Kelurahan Bersama UPT Puskesmas Sungai Pakning Gelar Cek Kesehatan Gratis Datang di Jumat Berkah, Wapres Gibran Serap Aspirasi Masyarakat Rohil, M.Maliki Beri Apresiasi BRI Bagansiapiapi Dorong UMKM Gunakan QRIS, Wujudkan Ekonomi Digital Riau

Berita

DPR RI Sorot PHK di Industri Garmen, Netizen Laporkan Ulah PT Sutera Indah Utama

badge-check


					Wakil Ketua DPR RI sorot PHK di Industri Garmen. (Foto: akun Twitter DPR RI) Perbesar

Wakil Ketua DPR RI sorot PHK di Industri Garmen. (Foto: akun Twitter DPR RI)

Beritapojok.com- DPR RI sorot PHK yang terjadi di Industri Garmen, salah seorang netizen berkomentar terkait ulah PT Sutera Indah Utama.

Dalam komentar akun @andribayem2 itu, ia mempertanyakan tindakan dari dinas terkait soal masalah yang tengah ia hadapi.

Ia juga menjelaskan bahwa dirinya dijadwal oleh perusahaan tersebut untuk masuk kerja 2 hari dalam seminggu.

Dalam satu bulan, ia bisa bekerja 8 sampai 10 hari, sisanya diliburkan, namun masalahnya adalah upah yang tidak dibayar oleh PT Sutera Indah Utama.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa tidak adanya kesepakatan antara Serikat Kasbi dan FSPI.

“Dewan terhormat kami karyawan PT SUTERA INDAH UTAMA krj dijadwal seminggu 2 hr dlm 1 bln msk 8-10 hr selbhnya diliburkan tnp dibayar UPAHNYA,tdk ada kesepakatan kedua blh pihak dr serikat KASBI DN FSPI,dr Januari 2021-2022 semua diam tk ada tindakan dr DINAS TERKAIT,” tulis akun @andribayem2.

Pada komentar lainnya, masih dengan akun tersebut, ia juga menjelaskan bahwa upah yang diterima tidak sesuai dengan UMK Kota Tangerang, yaitu sekitar 4 juta lebih.

Yang diterimanya setiap bulan senilai 2 Juta, ia beranggapan bahwa kondisi pandemi ini telah dimanfaatkan oleh pengusaha nakal.

“Dewan terhormat krn tk ada ketegasan dr Dinas terkait maka semaunya,dn Upah ditrima krng dr Rp 2 juta perbln,UMK KOTA TANGERANG Rp 4 285 750.jd PANDEMI ini tlh dimanfaatin olh PENGUSAHA NAKAL DAN LICIK seperti PT SUTERA INDAH UTAMA,mhn ketegasan pemerintah/kemenaker,” tulisnya di kolom komentar lainnya.

Sebelumnya, akun Twitter resmi milik DPR RI mentweet soal ribuan karyawan yang terpaksa di-PHK.

Dalam tweet tersebut, wakil ketua DPR RI, muhaimin Iskandar menyatakan gelombang PHK karyawan industri garmen harus ditekan.

“Dilaporkan belasan perusahaan tekstil di Jawa Barat tutup dan mengakibatkan ribuan karyawan terpaksa di PHK. Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar menyatakan gelombang PHK karyawan industri garmen harus ditekan,” tweet akun @DPR_RI, Sabtu (5/11).

Penulis: Iskandar Zulkarnain

Baca Lainnya

BRI Bagansiapiapi Dorong UMKM Gunakan QRIS, Wujudkan Ekonomi Digital Riau

14 Juli 2026 - 11:19 WIB

Apical Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis bagi Masyarakat Sungai Sembilan

10 Juli 2026 - 12:48 WIB

Bupati Bengkalis Raih Penghargaan Pengelolaan JDIHN Terbaik Kedua Tingkat Provinsi Riau

8 Juli 2026 - 17:28 WIB

Bengkalis Durian Fest 2026, Wujud Nyata

8 Juli 2026 - 11:27 WIB

27 Peserta Kafilah Bengkalis Tampil di Hari Pertama MTQ ke-44 Riau

30 Juni 2026 - 04:32 WIB

Trending di Bengkalis