Sekretaris BBDM Hadir Langsung dalam Pembagian Santunan untuk Anak Yatim dan Kaum Dhuafa di Bukit Batu   Bupati Bistamam Resmikan Pelayanan Bijak Satu Atap di Rimba Melintang, Warga Lebih Mudah Akses Layanan Pemkab Rohil Perkuat Pengawasan Pajak dan Tata Kelola Keuangan Kepenghuluan Percepat Digitalisasi Birokrasi, Bupati Rohil Tinjau Perekaman TTE PPPK Paruh Waktu Sekitar 80 Sekolah di Rohil Terima Program Revitalisasi, Disdikbud Tegaskan Fungsi Pengawasan Pasca kebakaran di Bagan Barat, Pemkab Rohil Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Bengkalis

Cabai Merah dan Bawang Merah Mengalami Kenaikan, Wabup Minta Solusi

badge-check


					Cabai Merah dan Bawang Merah Mengalami Kenaikan, Wabup Minta Solusi Perbesar

BENGKALIS – Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bengkalis segera mengambil Langkah cepat dan strategis penyebab terjadinya kenaikan harga bawang merah dan cabai merah di Negeri Junjungan.

Hal tersebut ditegaskannya usai mengikuti Rapat Koordinasi Inflasi secara zoom metting bersama Sekjen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Komjen Pol Tomsi Tohir. Senin, 28 April 2025 bertempat di Ruang Rapat Hang Jebat Kantor Bupati Bengkalis.

Berdasarkan materi yang disampaikan oleh Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini, kenaikan IPH tertinggi pada minggu ke empat bulan April terjadi di Pulau Sumatera, tepatnya di Kabupaten Bengkalis dengan nilai IPH mencapai 5,09 persen.

Adapun komoditas yang mendorong kenaikan IPH tersebut di Bengkalis, antara lain, cabai merah (2,9850), cabai rawit (1,3418) dan bawang merah (0,4239).

Dengan kenaikan tersebut Kabupaten Bengkalis menempati komoditas penyumbang andil kenaikan IPH ke dua diantara Kabupaten/Kota yang ada di Pulau Sumatera.

“Kami minta kepada TPID dan dinas terkait yang IPH-nya naik tadi supaya mencermati kenapa kenaikan itu bisa terjadi, segera cek kelapangan dan carikan Solusi secepatnya ,” pinta Bagus.

Lebih lanjut Bagus mengungkapkan perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Bulan April minggu ke dua di Bengkalis mengalami peningkatan sebesar 4,90 persen. Berdasarkan hasil pemantauan BPS pada Bulan Maret minggu ketiga sebesar 4,76 persen.

Kita menyadari tambah Bagus, transportasi menjadi kendala utama yang berdampak pada meningkatnya harga kebutuhan pokok seperti cabai merah, bawang putih dan bawang merah di Kabupaten Bengkalis, karena kebutuhan bahan pokok tersebut datangnya dari luar daerah seperti dari Bukit Tinggi dan Kota Medan.

“Kami juga berharap kepada Dinas Perhubungan untuk mengelola jaminan transportasi barang pokok baik masuk maupun keluar Pulau Bengkalis”, pinta Bagus.

Kemudian Bagus juga memberikan intruksi kepada Anggota TPID untuk selalu mengikuti Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah (Rakorpusda) yang diselenggarakan setiap minggu, karena sampai saat ini tingkat partisipasi TPID sangat rendah.

“Saya akan selalu memantau dan meminta laporan peserta yang mengikuti rapat, siapa yang tidak hadir akan ketahuan. Ini komitmen kami bersama Bupati Kasmarni untuk selalu menjaga Kabupaten Bengkalis dari terjadinya inflasi”, tegasnya.

Hadir mengikuti Rakorpusda tersebut Dandim 0303/Bengkalis diwakilkan oleh Pasi Pers Lettu Inf Ucok Doni Samosir, Sekretaris Dishub Alhamidi serta anggota TPID Kabupaten Bengkalis.

(diskominfotik/joekro)

Baca Lainnya

Sekretaris BBDM Hadir Langsung dalam Pembagian Santunan untuk Anak Yatim dan Kaum Dhuafa di Bukit Batu  

30 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Perjalanan Panjang Dedy Aprianto Tampubolon, Wisudawan Terbaik Magister Sains dari Riau  

28 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Sinergitas Lintas Sektoral, Camat Bukit Batu Pimpin Gotong Royong Bersihkan Lingkungan di Wilayah Kelurahan Sungai Pakning

22 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Bupati Kasmarni Sambut Kajati Riau dengan Prosesi Adat Melayu, Teguhkan Jati Diri Negeri Junjungan

21 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Turnamen Futsal TUFFU CUP I Resmi Dibuka, 33 Tim dari Tiga Kecamatan Bersaing di Bukit Batu

16 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Trending di Bengkalis