Terobosan Baru di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinas Perikanan Bengkalis Gelar Pembinaan Mutu Interaktif Melalui Zoom Meeting Pembagian Rapor Kenaikan Kelas, SDN 2 Kelurahan Sungai Pakning Berjalan Lancar   Kepala SMPN 1 Bengkalis Buka Projek MKWK Kelompok 16 Polbeng, Angkat Tema Pelestarian Permainan Rakyat Melayu Mahasiswa Polbeng Bengkalis Gelar Pelestarian Permainan Warisan Budaya Tiga Hari Penuh Semangat, PRAKAJUM MIN 1 Bengkalis Sukses Cetak Siswa Tangguh dan Mandiri Bengkalis Kembali Raih Opini WTP, Torehkan Prestasi 13 Kali Berturut-turut

Bengkalis

Lestarikan Warisan Budaya Tak Benda, Bupati Bengkalis Buka Festival Lampu Colok 2026

badge-check


					Lestarikan Warisan Budaya Tak Benda, Bupati Bengkalis Buka Festival Lampu Colok 2026 Perbesar

BENGKALIS – Bupati Bengkalis Kasmarni secara resmi membuka Festival Lampu Colok Tahun 2026 sebagai bagian pelestarian warisan budaya tak benda dalam menyambut malam terakhir bulan suci Ramadhan sekaligus menyongsong Idul Fitri.

Kegiatan dipusatkan di Jalan Utama Dusun Kampung Parit Desa Pangkalan Batang Barat, Senin malam, 16 Maret 2026.

Bupati Bengkalis menyampaikan bahwa Festival Lampu Colok merupakan salah satu tradisi budaya masyarakat Melayu yang telah diwariskan secara turun-temurun. 

Tradisi ini tidak hanya memperindah suasana kampung dengan cahaya lampu colok yang tersusun rapi dan artistik, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, kreativitas, serta semangat gotong royong masyarakat.

“Festival Lampu Colok ini merupakan warisan budaya tak benda yang harus terus kita jaga dan lestarikan. Selain memperindah suasana kampung, tradisi ini juga memperkuat nilai kebersamaan dan kekompakan masyarakat,” ujar Bupati.

Bupati juga menegaskan bahwa melalui festival ini, masyarakat tidak hanya menampilkan keindahan cahaya lampu colok, tetapi juga meneguhkan identitas budaya daerah, khususnya Kabupaten Bengkalis yang telah ditetapkan sebagai salah satu warisan budaya tak benda.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa meskipun saat ini pemerintah sedang menerapkan kebijakan efisiensi anggaran di berbagai sektor, Pemerintah Kabupaten Bengkalis tetap berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan tradisi serta budaya masyarakat yang sarat dengan nilai kearifan lokal.

“Walaupun dalam kondisi efisiensi anggaran, Festival Lampu Colok tahun ini tetap kita laksanakan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga warisan budaya sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk terus berkarya dan berpartisipasi dalam kegiatan positif,” tambahnya.

Melalui festival ini, diharapkan semangat kebersamaan masyarakat terus terjaga, sekaligus memperkuat identitas budaya daerah yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Bengkalis.

Festival Lampu Colok juga menjadi salah satu daya tarik budaya yang mampu mempererat silaturahmi masyarakat serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap tradisi daerah.

(diskominfotik/joekro)

Baca Lainnya

Terobosan Baru di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinas Perikanan Bengkalis Gelar Pembinaan Mutu Interaktif Melalui Zoom Meeting

20 Juni 2026 - 15:44 WIB

Pembagian Rapor Kenaikan Kelas, SDN 2 Kelurahan Sungai Pakning Berjalan Lancar  

20 Juni 2026 - 10:05 WIB

Kepala SMPN 1 Bengkalis Buka Projek MKWK Kelompok 16 Polbeng, Angkat Tema Pelestarian Permainan Rakyat Melayu

20 Juni 2026 - 09:43 WIB

Mahasiswa Polbeng Bengkalis Gelar Pelestarian Permainan Warisan Budaya

20 Juni 2026 - 03:42 WIB

Tiga Hari Penuh Semangat, PRAKAJUM MIN 1 Bengkalis Sukses Cetak Siswa Tangguh dan Mandiri

19 Juni 2026 - 21:41 WIB

Trending di Bengkalis