Sekretaris BBDM Hadir Langsung dalam Pembagian Santunan untuk Anak Yatim dan Kaum Dhuafa di Bukit Batu   Bupati Bistamam Resmikan Pelayanan Bijak Satu Atap di Rimba Melintang, Warga Lebih Mudah Akses Layanan Pemkab Rohil Perkuat Pengawasan Pajak dan Tata Kelola Keuangan Kepenghuluan Percepat Digitalisasi Birokrasi, Bupati Rohil Tinjau Perekaman TTE PPPK Paruh Waktu Sekitar 80 Sekolah di Rohil Terima Program Revitalisasi, Disdikbud Tegaskan Fungsi Pengawasan Pasca kebakaran di Bagan Barat, Pemkab Rohil Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Berita

Kepala Inspektorat Inhil Ikuti Rakornas Pengawasan Intern Pemerintahan Tahun 2020

badge-check


					Kepala Inspektorat Inhil Ikuti Rakornas Pengawasan Intern Pemerintahan Tahun 2020 Perbesar

TEMBILAHAN, Beritapojok.com – Inspektorat Inhil mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2020 yang dibuka langsung oleh Presiden RI, Ir Joko Widodo melalui Media Virtual, Senin (15/6/2020).

Pada kesempatan tersebut Kepala Inspektur Inspektorat Inhil Hj Irianti SH MH mengikuti Rakornas langsung secara Virtual dari Kantor Inspektorat Inhil Jl Diponegoro Tembilahan dan didampingi Sekretaris, Inspektur Pembantu I, II, III, IV, dan beberapa Auditor serta Auditor Kepegawaian.

Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2020 ini mengangkat tema “Kolaborasi dan Sinergi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), Pemeriksa Eksternal dan Aparat Penegak Hukum Dalam Rangka Pengawasan Percepatan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional” yang diikuti 996 orang peserta dari Inspektur Daerah dan Aliansi Auditor Indonesia.

Rakornas ini juga diikuti Kepala KPK, Ketua KPK RI, Kepala Staf Kepresidenan, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kapolri dan jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju serta Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI.

Dalam ajang nasional tahunan itu, Presiden Jokowi mengingatkan pentingnya tata kelola yang baik, khususnya dalam penanganan virus corona atau Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Apalagi, anggaran khusus untuk penanganan pandemi dan dampaknya itu mencapai Rp 677 triliun.

“Angka ini adalah jumlah yang sangat besar. Oleh sebab itu, tata kelola harus baik, sasaran harus tepat, prosedur harus sederhana dan tidak berbelit. Output dan outcome harus maksimal bagi seluruh rakyat,” kata Jokowi ketika membuka Rakornas.

Jokowi menjelaskan bahwa saat ini dunia menghadapi kondisi luar biasa sulit karena pandemi Covid. Sebanyak 215 negara mengalami darurat kesehatan dan harus menyelamatkan warganya dari wabah tersebut.

Semua negara tu, jelas dia, juga berjuang dari tekanan ekonomi yang dahsyat, termasuk Indonesia. Kondisi itu, sambung presiden, membutuhkan respons cepat dan tepat dari setiap negara.

“Demand terganggu, suplai terganggu, produksi juga bermasalah. Pertumbuhan ekonomi dunia terkoreksi amat tajam dan berjuang agar tidak masuk ke jurang resesi,” ujar Presiden Jokowi.

Jokowi mengatakan dibidang kesehatan, negara harus mengendalikan Covid-19 agar tidak menyebar lebih luas. “Yang sehat jangan tertular, yang sakit kita rawat sampai sembuh,” katanya

Sementara itu, dibidang sosial ekonomi, negara harus menjamin kebutuhan warga kurang mampu, warga yang terdampak Covid sehingga tetap mendapatkan perlindungan dan bantuan sosial.

Pemerintah, sambung Jokowi, juga harus memastikan sektor informal, sektor UMKM mampu bertahan dan para pelaku usaha bisa tetap bergerak sehingga pemutusan hubungan kerja (PHK) masal bisa dihindari.

“Hadirin sekalian semua langkah pemerintah cepat dan tepat harus akuntabel,” tegas Jokowi.(Marbun)

Baca Lainnya

Bupati Bistamam Resmikan Pelayanan Bijak Satu Atap di Rimba Melintang, Warga Lebih Mudah Akses Layanan

29 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Pemkab Rohil Perkuat Pengawasan Pajak dan Tata Kelola Keuangan Kepenghuluan

29 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Percepat Digitalisasi Birokrasi, Bupati Rohil Tinjau Perekaman TTE PPPK Paruh Waktu

29 Oktober 2026 - 13:18 WIB

Pasca kebakaran di Bagan Barat, Pemkab Rohil Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

29 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Wabup Jhony Charles Apresiasi Peran PNM, Hampir 48 Ribu Nasabah di Rohil Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan

29 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Trending di Pemerintahan