Tonggak Baru Pendidikan Vokasi, Bupati H. Bistamam Resmikan Politeknik Mulia Rokan dan Letakkan Batu Pertama Kampus Permanen DLH Rohil Matangkan Persiapan Penilaian Adipura yang dijadwalkan 5 Nopember 2026 Sekretaris BBDM Hadir Langsung dalam Pembagian Santunan untuk Anak Yatim dan Kaum Dhuafa di Bukit Batu   Bupati Bistamam Resmikan Pelayanan Bijak Satu Atap di Rimba Melintang, Warga Lebih Mudah Akses Layanan Pemkab Rohil Perkuat Pengawasan Pajak dan Tata Kelola Keuangan Kepenghuluan Percepat Digitalisasi Birokrasi, Bupati Rohil Tinjau Perekaman TTE PPPK Paruh Waktu

Berita

Diduga Kuat Pelaku Penerkaman Selama ini, Harimau Dari Pelangeran Dievakuasi BBKSDA Riau

badge-check


					Diduga Kuat Pelaku Penerkaman Selama ini, Harimau Dari Pelangeran Dievakuasi BBKSDA Riau Perbesar

TEMBILAHAN, Beritapojok.Com – Tim Terpadu berhasil menangkap seekor Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) di wilayah Kecamatan Pelangiran yang selama ini menjadi incaran Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau, pada Sabtu (2/5) lalu.

Harimau Sumatera tersebut diduga kuat merupakan pelaku penerkaman yang selama ini terjadi di Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

Dijelaskan oleh BBKSDA Provinsi Riau, sampel bulu harimau yang melekat pada dua korban terkaman terakhir menjadi petunjuknya.

“Ketika harimau itu berkonflik (memangsa, red) dengan manusia, kami sudah melakukan tindakan dengan memasang camera trap (kamera pengintai) serta box trap, dan dari dua korban terakhir kami sudah mendapatkan sampel bulu dari harimau yang menerkam,” jelas Kepala Bidang Wilayah 1 BBKSDA Riau, Hansen saat dikonfirmasi Beritapojok com, Kamis (7/5/20).

Harimau yang menjadi incaran selama ini akhirnya berhasil masuk kedalam box trap yang dipasang oleh tim terpadu. Tim Terpadu itu sendiri terdiri dari BBKSDA, Perusahaan PT Ria, TNI-Polri dan KPHP Inhil.

“Harimau yang berhasil dievakuasi ini kami duga kuat merupakan pelaku pemangsa masyarakat sekitar. Sedangkan harimau lain yang kami pantau melalui camera trap dibeberapa lokasi kehidupannya masih normal,” sebutnya.

Sebelumnya, BBKSDA Riau telah melakukan observasi yang cukup lama dengan memasang perangkap sejak awal Januari tahun 2020.

“Dari rekaman camera trap kami terus cross check, evaluasi dan kami juga selalu memodifikasi perangkap untuk mendapatkan harimau tersebut. Cukup lama harimau tersebut berhasil tertangkap,” kata Hansen

Adanya ide dan pendapat dari beberapa masyarakat Kabupaten Inhil untuk mengevakuasi harimau yang ada di Pelangiran, dikatakan Hansen tidak memungkinkan.

“Disana merupakan habitat harimau, kawasan hutan eks IUPHHK-HA atau HPH PT Bhara Induk di Kecamatan Pelangiran, Inhil atau istilahnya adalah rumah bagi harimau, jadi tidak boleh mengganggu harimau disarangnya,” pungkasnya.(marbun)

Baca Lainnya

Implementasikan Permendagri, Kesbangpol Rohil dan FKDM Kolaborasi Jalankan Aplikasi SINDRA di Kecamatan Bangko

10 September 2026 - 11:55 WIB

Implementasikan Permendagri, Kesbangpol Rohil dan FKDM Kolaborasi Jalankan Aplikasi SINDRA di Kecamatan Bangko

Kondisi ISPU Kurang Baik, Pemkab Rohil Imbau Warga Pakai Masker dan Waspadai Asap Kiriman

8 September 2026 - 23:24 WIB

Kondisi ISPU Kurang Baik, Pemkab Rohil Imbau Warga Pakai Masker dan Waspadai Asap Kiriman

Hadiri Pelantikan TP. PKK Pekaitan, Bupati H. Bistamam Minta Kader Sinergi Tuntaskan Stunting

8 September 2026 - 22:09 WIB

Hadiri Pelantikan TP. PKK Pekaitan, Bupati H. Bistamam Minta Kader Sinergi Tuntaskan Stunting

Sukses Digelar di Bagan Sinembah, CFD Kolaborasi Kemenpora, DPR RI, dan Pemkab Rohil Dipadati Warga

6 September 2026 - 18:24 WIB

Sukses Digelar di Bagan Sinembah, CFD Kolaborasi Kemenpora, DPR RI, dan Pemkab Rohil Dipadati Warga

Buka Peringatan Maulid Nabi BKMT Bagan Sinembah, Bupati Haji Bistamam Apresiasi Kiprah Perempuan Rohil

6 September 2026 - 14:12 WIB

Buka Peringatan Maulid Nabi BKMT Bagan Sinembah, Bupati Haji Bistamam Apresiasi Kiprah Perempuan Rohil
Trending di Berita