Beranda Berita 17 Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Indragiri Hilir, 2 Meninggal, Ini Daftarnya

17 Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Indragiri Hilir, 2 Meninggal, Ini Daftarnya

TEMBILAHAN, Beritapojok.com – Hingga saat ini Kasus pasien positif Covid-19 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sebanyak 17 orang, terhitung dari kasus pertama ditemukan pada bulan April lalu.

Dari total 17 orang tersebut, 5 orang masih dirawat dan diisolasi di Rumah Sakit Unit Darurat (RSUD) Puri Husada Tembilahan, 10 orang telah dinyatakan sembuh dan 2 orang meninggal dunia.

“Yang masih dirawat hari ini sebanyak 5 orang, dari 5 orang ini 4 diantaranya transmisi lokal di Perumnas Parit Tiga Tembilahan Hulu, dan satu orang lagi di Tembilahan,” jelas dr Saut Pakpahan saat diwawancarai awak media usai rapat bersama tim Gugus Tugas Covid-19.

Selain pasien positif yang masih dalam perawatan, Tim Gugus Tugas Covid-19 juga memulangkan seorang pasien cluster santri Temboro, Magetan.

“Ada kabar baik bagi kita semua, seorang pasien positif yang dirawat selama 51 hari asal Reteh telah dipulangkan berinisial D (24),” ujarnya.

Berikut Daftar kasus positif Covid-19 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau;

Baca juga:   Polsek Batang Tuaka Ringkus Penganiaya Lefri di Batang Tuaka

Dirawat:
GN (38) warga Tembilahan Hulu,
R (66) warga Tembilahan Hulu,
MSA (3) warga Tembilahan Hulu,
R (39) warga Tembilahan Hulu,
IA (28) warga Tembilahan

Sembuh:
S (17) warga Keritang,
SAR (19) warga Keritang,
AR (26), warga Reteh,
D (24) warga Reteh,
ZA (22) warga Pelangiran,
KH (16) warga Pelangiran,
UM (20) warga Pulau Burung,
M (19) warga Pulau Burung,
RS (33) warga Tembilahan,
SA (13) warga Tembilahan,

Meninggal:
A (64) warga Tembilahan,
MYR (9 bulan) warga Keritang.

Sedangkan bayi MYR (9 bulan) merupakan pasien yang positif virus Covid-19 meninggal dunia. MYR sempat dirawat di ruang isolasi di RSUD Tembilahan. Penyebab bayi tersebut tertular belum bisa dipastikan.

“Belum diketahui riwayat penularan dari MYR karena tidak memiliki riwayat perjalanan dan kontak erat dengan pasien positif COVID-19,” ujar dr Indra Yovi Juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Riau melaui press release.(Marbun)